Inpirator Pariwisata

Kisah Inspiratif Cak Mid Bangkitkan Dambus Bangka dari Mati Suri, Mendapat Cemoohan

Kisah Inspiratif Cak Mid Bangkitkan Dambus Bangka dari Mati Suri, Mendapat Cemoohan

"Saya kumpulkan orang-orang, ada yang main gendang, main suling, lalu kami main di rumah saya. Ternyata banyak yang menonton, saat itulah saya yakin dambus ini bisa berkembang"

Abdul Hamid Saleh
Seniman Musik Dambus

BANGKAPOS.COM -- Sederet piagam penghargaan memenuhi dinding dan beberapa piala di lemari jadi saksi kiprah Cak Mid, seorang maestro musik dambus Pulau Bangka. Diambilnya alat musik dambus yang tergantung dekat piagam itu, dia memetiknya, melantunkan lagu berjudul Alto.

“Seni bukan untuk didengar, tetapi untuk dinikmati. Dambus adalah seni, seni adalah rasa, rasa itu sentuhan, menyentuh tidak musik dambus itu ke jiwa kita,” kata Cak Mid, di rumahnya di Keluarahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Bangka, Selasa (21/5/2019).

Pria bernama asli Abdul Hamid Saleh itu mengenang masa lalu, kala itu sekitar tahun 1960, di bawah cahaya bulan purnama, ia menyaksikan para orang tua berdambus. Ia terpukau melihat ayahnya yang begitu mahir memetik dambus sembari bernyanyi.

“Saya masih ingat saat menikmati dambus di bulan purnama, saat itu tahun 1960. Saya lihat ayah saya main,” kata Cak Mid.

Cak Mid
Cak Mid (Bangka Pos/ Teddy Malaka)

Cak Mid tertawa kecil saat mengenang masa itu. “Orang-orang menari, begitu bahagianya. Itulah satu-satunya yang jadi penghibur masa itu. Mendengar dambus saat bulan purnama, begitu senangnya, sampai mereka menari,” kisah Cak Mid dengan mata berkaca-kaca.

Tak ingin sekadar jadi penonton, Cak Mid kepincut dan belajar memainkan dambus. Ketika usianya baru 10 tahun, belasan lagu telah ia kuasai, tanpa diajari secara langsung.

“Saya belajar sendiri, lihat orang main, belajar pakai dambus milik ayah saya,” kata Cak Mid.

Kepandaian memainkan musik dambus saat itu hanya untuk dirinya sendiri. Di usia remaja, Cak Mid belum melihat Dambus sebagai masa depannya.

Halaman
1234
Penulis: Teddy M (tea)
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved