Berita Sungailiat

Soal Bangkai Cicak dan Penangkapan Bos Kecap Sungailiat, Begini Putusan Hakim

Dalam putusan, dijelaskan Benny, bahwa Terdakwa Oesin Efendi alias Osin alias Jungsin terbukti melanggar hukum

Soal Bangkai Cicak dan Penangkapan Bos Kecap Sungailiat, Begini Putusan Hakim
Istimewa
Pabrik kecap di kawasan Kuday Selatan Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka yang digrebek oleh Subdit Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung beberapa waktu lalu 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Teka-teki soal bangkai cicak dan penangkapan bos kecap merek SS dan merk Siong di Sungailiat Bangka, terjawab sudah.

Pengusaha bernama Oesin Efendi alias Osin alias Jungsin, Warga Kudai Sungailiat, dinyatakan terbukti bersalah.

Hakim menjatuhkan vonis dua bulan penjara pada terdakwa karena diyakini terbukti memproduksi, menyimpan dan mengedarkan kecap yang tidak memenuhi persyaratan sanitasi.

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas II Benny Yoga Dharma kepada Bangka pos, Senin (27/5/2019) menyatakan, putusan Majelis Hakim PN Sungailiat dinyatakan telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

Artinya vonis dua bulan telah diterima oleh terdakwa maupun penuntut umum, tanpa adanya perlawanan hukum berupa banding atau kasasi. "Putusannya inkrah," tegas Benny.

Dalam putusan, dijelaskan Benny, bahwa Terdakwa Oesin Efendi alias Osin alias Jungsin 
terbukti melanggar hukum, seperti yang telah didakwa akan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Bangka.

Produk pangan dalam bentuk kecap merek SS dan merek Siong yang diproduksi oleh Terdakwa Oesin Efendi diyakini tidak memenuhi persyaratan sanitasi. Artinya, kecap merek tersebut dianggap kotor atau kurang sehat karena syarat sanitasi tak terpenuhi.

"Menyatakan Terdakwa Oesin Efendi alias Osin telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyelenggarakan kegiatan atau proses produksi, penyimpanan, pengangkutan, dan atau peredaran pangan yang tidak memenuhi persyaratan sanitasi pangan," kata Benny menyebut inti putusan hakim, yang dibacakan  pada sidang pekan sebelumnya.

Vonis tersebut diyakini oleh hakim menyusul fakta yang mencuat di persidangan, sebagaimana diatur dalam dakaawan kedua jaksa penuntut umum.

"Sehingga menjatuhkan pidana  penjara selama dua bulan. Menetapkan  lama masa penangkapan, penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan sepenuhnya pidana yang diputuskan. Menyatakan terdakwa tetap berada dalam tahanan," tegas Benny, mengurai isi putusan.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved