Berita Sungailiat

Soal Warga Tolak Pembangunan Tower di Kelurahan Bukit Betung, Ini Kata Bupati Bangka Mulkan

Mulkan mengatakan Pemerintah harus terus mendukung pembangunan tower karena tujuannya untuk kemajuan masyarakat Bangka.

Soal Warga Tolak Pembangunan Tower di Kelurahan Bukit Betung, Ini Kata Bupati Bangka Mulkan
ist/satpol pp kabupaten bangka
Ilustrasi Petugas Satpol PP Kabupaten Bangka saat mengecek keberadaan tower telekomunikasi yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Sabtu (27/10/2018) di Jalan Pemuda Sungailiat dan Kampung Jawa Kecamatan Pemali. 

BANGKAPOS.COM--Polemik pembangunan stasiun pemancar base transceiver station (BTS) yang berada di Gang Raya, RT 06 Kelurahan Bukit Betung, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka yang mendapatkan penolakan warga ditanggapi oleh Bupati Bangka Mulkan.

Mulkan mengatakan Pemerintah harus terus mendukung pembangunan tower karena tujuannya untuk kemajuan masyarakat Bangka.

"Jadi begini, saat ini masih dalam proses, harapan kita maklumi karena emosional untuk membangun pasti ada, ada suatu kelemahan (pengembang) bukan menghambat mereka tapi bantu dimana kelemahan mereka, mereka sudah mau berinvestasi di Bangka sudah sangat berterimakasih kita," ungkap Mulkan kepada wartawan, Senin (27/5/2019) di gedung Sepintu Sedulang.

Ia mengatakan jangan sampai persoalan tersebut menghambat investasi, karena gejolak sekelompok orang yang mementingkan suatu kelompoknya.

"Jangan sampai orang berinvestasi, gara-gara gejolak di masyarakat sudah itu di abaikan, karena kita lebih mementingkan gejolak di kelompok orang. Bila ingin maju berikan ruang luas untuk investor. Kepala daerah bukan menghambat, tetapi sebagai pemerintah jangan duduk manis saja, itu peran pemerintah, kalau jaringan seluler ini kan bagus untuk masyarakat juga, demi kemajuan komunikasi kita juga," tegasnya.

Pembangunan tiang pemancar BTS yang berada di Gang Raya, RT 06 Kelurahan Bukit Betung sebelumnya, sempat dihentikan pembangunannya oleh tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bangka, pada Senin (15/4) lalu, karena keberadaanya tidak disetujui warga, selain itu pemilik BTS diduga belum mengantongi izin lengkap.

(Bangkapos/Riki Pratama).

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved