Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Raih Opini WTP Untuk Kedua Kalinya, Molen Sebut Ini Sejarah dalam Hidupnya

Pemerintah Kota Pangkalpinang berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2018.

Pangkalpinang Raih Opini WTP Untuk Kedua Kalinya, Molen Sebut Ini Sejarah dalam Hidupnya
Ist/Humas Pangkalpinang
Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (kanan) menerima Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI Perwakilan Bangka belitung, Selasa (28/5/2019) 

BANGKAPOS.COM-- Pemerintah Kota Pangkalpinang berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2018. Opini WTP ini merupakan kali kedua yang berhasil diraih oleh Pangkalpinang.

Hasil penilaian ini diserahkan kepada Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil, di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Bangka belitung di Air itam, Pangkalpinang, Selasa (28/5/2019).

Maulan Aklil mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang berhasil diraih jajaran pemerintahan kota Pangkalpinang ini, terutama saat kepemimpinannya yang baru berjalan sekitar enam bulan.

"Ini sejarah dalam hidup saya penghargaan yang dikasih ketika saya menjabat sebagai kepala daerah yang baru berjalan enam bulan. Saya senang bener dan puas ketika baca Pangkalpinang raih WTP," ungkap Maulan Aklil.

Dia menuturkan, penghargaan yang berhasil diraih ini merupakan kerja keras dan usaha tim pemkot maupun semua lini yang berkecimpung didalamnya. Tentunya, ini akan menjadi pemicu dan dorongan kedepan bagi semua jajaran nya untuk memperbaiki pekerjaan rumah (PR) dan tanggung jawab yang diberikan oleh BPK RI.

"Terima kasih kawan-kawan yang ada di pemkot dan semua lini. Ini tidak mudah mendapatkan WTP. Saya tahu betul perjuangan mendapatkan ini. Terima kasih juga berkat bimbingan BPK selama ini," katanya.

Dia menegaskan, akan berkomitmen menyelesaikan PR yang masih diberikan tanggung jawab. Pihaknya pun diberi tenggat waktu enam bulan untuk menyelesaikan, namun Maulan menyebut akan menyelesaikan dalam waktu dua bulan.

Mantan ASN di Provinsi Sumatera selatan ini menegaskan, telah berkomitmen dan menyepakati menuntaskan tanggung jawab yang diberikan BPK dan bagi jajaran nya yang tidak mampu menuntaskan maka dengan tegas akan diberhentikan atau diganti dengan yang lebih sigap.

"Jika tidak mampu berhentikan, karena ini menentukan kesuksesan Pangkalpinang," tegas Maulan.

Maulan juga menargetkan, setelah Opini WTP, Pangkalpinang juga optimis untuk meraih Kota Layak Anak dan Piala Adipura 2019. (Bangkapos.com/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved