Berita Pangkalpinang

Sidak Pabrik Air Minum Kemasan Viz, Berikut Temuan BPOM

BPOM memberikan beberapa masukan kepada perusahaan air minum kemasan Viz

Sidak Pabrik Air Minum Kemasan Viz, Berikut Temuan BPOM
bangka Pos/Muhammad Rizki
Zam Zami (kanan) sedang mendampingi Disperindag (kiri) saat sidak. 

BANGKAPOS.COM - BPOM hari ini Selasa (28/05/2019) bersama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangka Belitung (Babel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik air minum kemasan Viz, terkait video yang sempat viral dikarenakan air minum kemasan yang tidak higienis.

Setelah berkeliling melakukan sidak yang ditemani langsung oleh perwakilan perusahaan, BPOM memberikan beberapa masukan kepada perusahaan air minum kemasan tersebut.

Ahli muda BPOM Ria Emeilia mengatakan jika sebenarnya BPOM selalu rutin mengadakan pengecekan di Viz. Namun terkait adanya video yang menunjukkan air minum kemasan yang tidak higienis tersebut, sehingga BPOM harus kembali melakukan pengecekan.

"Kita bersama disperindag sudah melakukan penelusuran, dan melihat produksi di Viz," ujar Ria Emeilia, Selasa (28/5) di lokasi sidak

Ria Emeilia, Ahli Muda BPOM MUI.
Ria Emeilia, Ahli Muda BPOM MUI. (Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Namun terkait video viral tersebut, Ria mengatakan jika hal tersebut bisa terjadi dikarenaka beberapa faktor, yang paling riskan adalah ukuran filter, namun ukuran filter di pabrik Viz sudah sesuai standard yang berlaku.

Faktor selanjutnya adalah masalah pembersihan, dan pabrik Viz menurut Ria sudah melakukan pembersihan sesuai dengan prosedur yang berlaku, dengan dilampirkan dokumentasi pada saat melakukan pembersihan.

Titik perhatian BPOM adalah pada bagian visual check, yaitu bagian yang memeriksa produk sebelum masuk ditahap pengemasan. BPOM mengoreksi Viz agar memperjelas Standar Operasional Prosedur (SOP) petugas visual check.

"Di instruksi kerjanya belum jelas, apa saja yang harus mereka kerjakan,"ujarnya.

Selain SOP Ria juga melihat jika petugas yang bekerja sebagai visual check belum terlalu optimal dalam melakukan pekerjaannya, hanya sekedar melihat tanpa benar-benar diperhatikan.

Dengan harapan agar hal yang terjadi seperti di video tersebut tidak lagi ditemukan di produk dari Viz, dan kesehatan masyarakat menjadi aman.

Dari keseluruhan BPOM mengambil kesimpulan jika produk dari Viz adalah produk yang aman, dan BPOM akan mengambil sampel untuk seterusnya di uji di laboratorium BPOM. Namun Ria belum tahu pasti kapan hasil laboratorium tersebut bisa keluar.

Dikarenakan sebentar lagi sudah masuk tanggal cuti, namun ia menargetkan agar sehabis lebaran ini hasilnya sudah bisa keluar, dan ia sesegera mungkin akan berkordinasi dengan pimpinan dan bagian pengujian.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved