Breaking News:

Heboh Referendum Aceh, Ferdinand Hutahaean Ingat Pemerintah: Jangan Dianggap Sepele!

Heboh Referendum Aceh, Ferdinand Hutahaean Ingat Pemerintah: Jangan Dianggap Sepele!

DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean 

Heboh Referendum Aceh, Ferdinand Hutahaean Ingat Pemerintah: Jangan Dianggap Sepele!

BANGKAPOS.COM, BANDA ACEH -- Menjadi heboh di media sosial terkait pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) Muzakir Manaf alias Mualem yang menginginkan dilaksanakannya referendum atau hak menentukan nasib sendiri di Aceh

Adapun isu yang kembali dihembus mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tersebut mengguncang nasional di tengah masalah Pilpres yang cukup panas belakangan ini. 

Sejumlah tokoh politik nasional juga ikut menanggapi hal tersebut.

Pantauan Serambinews.com di media sosial Twitter, Selasa (28/5/2019), kata Aceh mendadak menjadi trending topic, yang dipenuhi dengan pembahasan tentang referendum Aceh.

Komentar para netizen juga beragam, ada yang mempertanyakan, mendukung, dan ada yang mengingatkan bahwa ini peringatan bagi Pemerintah.

Terbaru, Ini Dia HP Terbaik Harga di Bawah Rp 2 Juta, dari Samsung, Realme, Oppo, Xiaomi & Redmi

Isu referendum ini awalnya mencuat dalam acara Haul Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro yang dilaksanakan Partai Aceh, Senin (27/5/2019).

Dalam rekaman video yang banyak beredar, Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf mengatakan, bahwa keadilan dan demokrasi di Indonesia sudah tak jelas dan diambang kehancuran.

"Alhamudlillah, kita melihat saat ini, negara kita di Indonesia tak jelas soal keadilan dan demokrasi. Indonesia diambang kehancuran dari sisi apa saja, itu sebabnya, maaf Pak Pangdam, ke depan Aceh kita minta referendum saja,” kata Mualem yang disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.

“Karena, sesuai dengan Indonesia, tercatat ada bahasa, rakyat dan daerah (wilayah). Karena itu dengan kerendahan hati, dan supaya tercium juga ke Jakarta. Hasrat rakyat dan Bangsa Aceh untuk berdiri di atas kaki sendiri,” ujar Mualem lagi yang kembali disambut tepuk tangan lebih riuh.

"Kita tahu bahwa Indonesia, beberapa saat lagi akan dijajah oleh asing, itu yang kita khawatirkan. Karena itu, Aceh lebih baik mengikuti Timor Timur, kenapa Aceh tidak,” ujar Mualem.

Malam Ini 25 Ramadan, Ingat 7 Amalan yang Dianjurkan Agar Dapat Lailatul Qadar, Maksimalkan Ibadah

Pernyataan Mualem yang juga Ketua Badan Pemenang Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Aceh dan Dewan Penasihat BPN Prabowo-Sandi kemudian menjadi viral di media sosial.

Apalagi dua senator Aceh, Fachrul Razi dan Rafli Kande juga mendukung dan siap memperjuangkan hal itu di Jakarta.

Tak hanya tokoh lokal, komentar juga datang dari tokoh nasional, salah satunya Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved