Tak Seindah Dongeng, Ini 6 Pernikahan Keluarga Bangsawan Terburuk Sepanjang Sejarah

Tapi kenyataan tak selalu seperti dongeng, pernikahan beberapa keluarga kerajaan ini tak bahagia sama

Tak Seindah Dongeng, Ini 6 Pernikahan Keluarga Bangsawan Terburuk Sepanjang Sejarah
express.co.uk
putri diana 

BANGKAPOS.COM--Dalam dongeng kita biasa mendengar kalimat 'hidup bahagia selamanya' di akhir kisah setelah putri dan pangeran menikah.

Tapi kenyataan tak selalu seperti dongeng, pernikahan beberapa keluarga kerajaan ini tak bahagia sama sekali.

Kisah pernikahan ini bahkan disertai dengan tragedi berdarah yang memilukan.

Bagian dari masalah bagi banyak bangsawan adalah bahwa pernikahan biasanya merupakan transaksi bisnis. 

Harapan untuk menikah demi cinta sebenarnya adalah fenomena yang relatif modern, dan kebanyakan bangsawan sepanjang sejarah memasuki pernikahan yang diatur. 

Entah itu untuk mengkonsolidasikan wilayah atau membangun aliansi, bangsawan bergantung pada orang tua dan penasihat untuk menemukan pasangan yang cocok dan merencanakan pernikahan.

Akibatnya mereka sering mengikuti kepala mereka alih-alih hati mereka untuk menikah.

1. Putri Caroline Matilda dan  Raja Christian VII

Putri Caroline Matilda dari Inggris, saudara perempuan termuda George III, dinikahkan dengan Raja Christian VII dari Denmark pada usia 15 tahun pada 1766.

Tetapi dia tidak menemukan kebahagiaan di kerajaan barunya. Bahkan, Christian menderita ketidakstabilan mental yang parah yang mendorong hubungan rapuh mereka.

Halaman
1234
Editor: tidakada016
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved