Berita Pangkalpinang

Antrean Panjang Kendaraan di Tanjung Kalian, Dishub Babel dan ASDP Ajukan Penambahan Kapal

Bersama ASDP telah mengambil langkah-langkah strategis agar tidak terjadi antrian yang semakin panJang.

Antrean Panjang Kendaraan di Tanjung Kalian, Dishub Babel dan ASDP Ajukan Penambahan Kapal
Dokumen Bangka Pos
Antrian mobil di pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Bangka Barat, Selasa (12/6) 

BANGKAPOS.COM  - Kepala Dinas Perhubungan Babel, KA Tajjudin membenarkan penumpukan kendaraan di Tanjung Kalian, Muntok meningkat dari tahun-tahun sebelumnya.

Tajjudin menyebutkan tidak semua kendaraan ini tujuannya ke Palembang namun juga ke Pulau Jawa, Bengkulu atau Provinsi lainnya. Namun, memilih menyeberang melalui Tanjung Kalian ke Pelabuhan Si Api-Api sebelum ke daerah tujuan.

"Ini lebih tinggi dari sebelumnya karena pengaruh harga tiket yang mahal. Tujuan dari kendaraan tidak semua ke Palembang, ada yang ke Jawa. Karena lebih efisien dibandingkan naik pesawat. Dari dua hari lalu antriannya sudah 3 km, itu dari pantai batu rakit," katanya, Sabtu (1/6/2019).

Menurutnya, antrian kendaraan sudah sepanjang 3 km dari dua hari yang lalu, untuk mengantisipasi hal ini pihaknya bersama ASDP telah mengambil langkah-langkah strategis agar tidak terjadi antrian yang semakin panJang.

Pertama, mempercepat interval keberangkatan semula dua jam sekali diupayakan satu sampai satu setengah jam berangkat.

"Kedua, memajukan jam keberangkatan biasanya jam 9 sekarang jam 7 pagi sudah mulai. Ketiga, operasional pelayaran bisa 24 jam," katanya.

Selain itu berupaya mengajukan penambahan dua kapal sekarang dalam proses izin dengan tujuan kapal Tanjung Kalian ke Tanjung Api-api.

"Sekarang yang sudah jalan itu ada 8 kapal, dengan delapan trip per hari. Setiap hari itu ada sekitar 240 kendaraan yang terangkut karena satu kapal bisa mengangkut sekitar 30 kendaraan," katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan mudik menggunakan transportasi laut, jika memang membutuhkan toilet untuk tidak menahan dan harus beristirahat diperjalanan.

"Kita ada kendala, toilet ini kan terbatas. Kita sarankan kalau diperjalanan ada yang memungkinkan isitirahat dulu supaya nanti tidak kesulitan pada saat antrian," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved