SBY Ingin Mencium Jenazah Ani Yudhoyono Untuk Terakhir Kali Setelah Dimandikan dan Dikafani

SBY ingin sekali lagi mencium jenazah Ani untuk yang terakhir kalinya setelah dimandikan dan dikafani.

SBY Ingin Mencium Jenazah Ani Yudhoyono Untuk Terakhir Kali Setelah Dimandikan dan Dikafani
(Instagram/agusyudhoyono)
SBY dampingi Ani Yudhoyono yang harus menjalani perawatan insentif di Singapura karena mengidap kanker darah. 

Jenazah rencananya akan disemayamkan dan di mandikan di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura.

Melansir dari KompasTV, jenazah Ani juga akan disolatkan di Masjid Kedutaan Besar Indonesia di Singapura.

Rencananya, jenazah Ani akan diberangkatkan menuju tanah Air pukul 07.00 waktu Singapura menggunakan pesawat hercules.

Jenazah Ani diperkirakan tiba di bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.00 WIB.

Jenazah akan disemayamkan jenazah di rumah duka di Cikeas.

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia, Kenali Gejala dan Penyebab Kanker Darah atau Leukemia

Jenazah rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Hatta Rajasa meminta masyarakat untuk memaafkan kesalahan dan kekhilafan Ani semasa hidup.

Hatta Rajasa mewakili keluarga Susilo Bambang Yudhoyono menggelar konferensi pers. (KompasTV)
"Kami atas nama keluarga, mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang begitu banyak memberikan simpati dan memberikan doa kepada rakyat Indonesia selama almarhumah dirawat di rumah sakit NUH di Singapura ini."

"Kami juga meminta doa, semoga ibu Ani Yudhoyono diberi kemudahan, kelapangan menghadapi Sang Khalik. Kami juga memohon pada semuanya agar keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi cobaan yang berat ini. Dan seluruh keluarga ikhlas melepas melepas ibu Ani yang sangat kita cintai bersama," papar Hatta Rajasa.

Seperti yang diungkapkan oleh Hatta Rajasa, kondisi SBY tampak sangat berduka namun ikhlas menerima takdir Allah.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved