Ini Alasan Lalu Lintas di Bulan Ramadan Lebih Padat dari Biasanya

Saat ini, aplikasi Waze memiliki lebih dari 4 juta pengguna aktif di Indonesia yang menghabiskan waktu rata-rata 81 menit per hari selama...

Ini Alasan Lalu Lintas di Bulan Ramadan Lebih Padat dari Biasanya
infokomputer.grid.id
Ilustrasi Aplikasi Waze 

Toko serba ada menjadi tujuan terbanyak, karena orang biasanya membeli makanan ringan atau minuman untuk mereka berbuka puasa saat mereka masih berada di jalan.

Restoran siap saji dan warung kopi juga menjadi destinasi populer karena dengan banyaknya cabang dan outlet tersebar di seluruh kota mudah untuk didatangi.

Bahkan, outlet yang menyediakan layanan drive-thru terbukti lebih praktis bagi pengemudi.

Selanjutnya, konsumsi bahan bakar juga mengalami peningkatan akibat bertambahnya orang yang bepergian.

Mendekati Hari Idul Fitri merupakan waktu tersibuk pom bensin yang disebabkan oleh budaya “mudik” di Indonesia, bahan bakar lebih banyak dibutuhkan untuk perjalanan jauh lantaran banyaknya orang pulang kampung atau pergi liburan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, navigasi pada aplikasi Waze umumnya meningkat selama  Idul Fitri, dimana orang-orang mengambil manfaat pergi “mudik” atau berkendara ke tujuan wisata,” Marlin menambahkan.

Pada tahun 2018, terjadi 87% navigasi di Medan, 62% di Semarang, 42% di Surabaya, 34% di Bandung, dan 20% di Jakarta.

Angka tertinggi muncul di Medan diakibatkan oleh kurangnya infrastruktur transportasi umum di kota tersebut.

Sebaliknya, kilometer berkendara tertinggi Wazer terjadi di Semarang (148%), diikuti Surabaya (95%), Bandung (53%), Medan (48%), dan Jakarta (25%).

“Hal ini terjadi karena orang diharuskan mengemudi lebih jauh dari segi jarak di Semarang,” pungkas Marlin.

 SUMBER

https://infokomputer.grid.id/read/121745743/nih-alasan-lalu-lintas-di-bulan-ramadan-lebih-padat-dari-biasanya

Editor: tidakada016
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved