Kriminalitas

Tragis Kepala Karta Ditodong Pistol, Pelaku Begal Gasak Uang THR Rp 2 Juta dan Handphone

Menjelang lebaran, diduga pelaku begal merampas barang berharga milik pengguna jalan di Desa Jurung Kecamatan Merawang Bangka, Sabtu (1/6/2019).

Tragis Kepala Karta Ditodong Pistol, Pelaku Begal Gasak Uang THR Rp 2 Juta dan Handphone
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM-- Aksi kejahatan terjadi lagi. Menjelang lebaran, diduga pelaku begal merampas barang berharga milik pengguna jalan di Desa Jurung Kecamatan Merawang Bangka, Sabtu (1/6/2019).

Korbannya Karawijaya Kusuma alias Karta (30).Uang gaji dan THR korban ludes digasak pelaku, diduga bersenjata api (Senpi).

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto didampingi Wakapolres Kompol S Sophian, diwakili Kapolsek Merawang Iptu Yudha Prakoso, Sabtu (1/6/2019) mengatakan, kasus itu sedang ditangani oleh Pihak Polsek Merawang.

Korban sudah dimintai keterangan secara resmi di Mapolsek Merawang, terkait dugaan tindak pidana pembegalan tersebut.

"Tadi (korban) sudah diajak ke Polsek (Merawang). Yang bersangkutan sudah dimintai keterangan, namun masih didalami penyelidikan lebih lanjut. Anggota sudah turun ke TKP (lapangan) dan laporan sudah diterima dalam bentuk pengaduan," kata Kapolsek seijin Wakapolres Bangka Kompol S Sophian kepada bangkapos.com, Sabtu (1/6/2019) malam.

Dijelaskan kapolsek, setelah menerima laporan korban, pihaknya langsung dikerahkan melakukan penyelidikan. Sementara itu korban pelapor atas nama Kartawijaya Kusuma alias Karta (30), status buruh harian, Warga Desa Kimak Dusun III RT 07 Kecamatan Merawang Bangka.

Kronologis kejadian berdasarkan pengakuan korban kepada polisi menyatakan, kejadian pada Hari Sabtu, tanggal 1 Juni 2019 sekitar pukul 18.40 WIB di Jalan Raya Desa Jurung Kecamatan Merawang, tepatnya di Jembatan Desa Jurung.

Menurut laporan korban pada polisi, pada waktu korban hendak melintas menggunakan motor, tiba-tiba korban dihentikan oleh lima orang laki-laki yang tidak dikenal yang menggunakan tiga unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Kemudian dua orang laki-laki di antaranya tersebut langsung memegangi tangan korban dan seseorang pelaku lainnya menggunakan pisau lalu mengarahkannya ke leher korban. Kemudian seseorang pelaku lainnya mengarahkan pistol ke arah kepala korban,

"Satu orang lainnya memukul perut korban sebanyak satu kali lalu mengeledah tas yang dibawa korban dan mengambil uang korban sebanyak Rp. 2.000.000, dan handphone Nokia yang tersimpan di dalam tas korban. Setelah itu pelaku pergi menggunakan tiga unit sepeda motor vixion yang digunakan pelaku dan meninggalkan korban di lokasi kejadian," kata kapolsek mengutip laporan korban.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian total sekitar Rp. 2.250.000. Mengenai laporan tersebut, kapolsek beserta anggota langsung melakukan penyelidikan.

Tindakan yang dilakukan polisi antara lain membuat laporan, mendatangi TKP, memeriksa kondisi pelapor dan saksi, melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Tim Opsnal Polres Bangka.

"Untuk saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut apakah benar terjadinya peristiwa yang disampaikan oleh korban kepada pihak kepolisian. Karena pada saat kejadian belum ada saksi ataupun barang bukti lainnya yang dapat menjelaskan dan atau mendukung bahwa telah terjadinya suatu tindak pidana," kata kapolsek seraya menyatakan pelaku dalam penyelidikan. (Bangkapos.com/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved