Kisah Pemudik Rela Naik Motor Tua, Bonceng Istri & 3 Anak : Rindu Orang Tua

Kisah Pemudik Rela Naik Motor Tua, Bonceng Istri & 3 Anak : Rindu Orang Tua

Kisah Pemudik Rela Naik Motor Tua, Bonceng Istri & 3 Anak : Rindu Orang Tua
TRIBUNJATENG/ISTIMEWA
Kisah Pemudik Rela Naik Motor Tua, Bonceng Istri & 3 Anak : Rindu Orang Tua 

Kisah Pemudik Rela Naik Motor Tua, Bonceng Istri & 3 Anak : Rindu Orang Tua

BANGKAPOS.COM -- Mudik atau pulang ke kampung halaman saat lebaran menjadi kebiasaan sebagian besar umat Islam di Indonesia.

Akibatnya jalan akan dipadati kendaraan.

Masing-masing ingin sampai ke kampung halaman demi menikmati suasana lebaran.

Ada banyak alasan untuk mudik saat lebaran.

Mulai dari alasan ingin bertemu orangtua, ada juga yang ingin nostalgia dengan kampung di mana dia dilahirkan.

Misalnya saja Yoan Heru. Pria ini setiap tahun pasti menyempatkan waktu untuk mudik dari Comal Pemalang ke Gubeng, Surabaya.

Anak dan istrinya selalu diajak pulang ke tempat di mana dia dilahirkan.

Semangat untuk pulang semakin membaja.

Apalagi dibarengi dengan niat dari dalam hati Yoan untuk bertemu dengan seorang ibu.

Halaman
123
Editor: zulkodri
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved