Berita Pangkalpinang
Lapak Pedagang Daun Ketupat Menjamur di Pasar Pagi Pangkalpinang
Untung, salah seorang pedagang daun ketupat, mengungkapkan telah menjajakan dagangan nya sejak
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Memasuki penghujung Ramadan, lapak pedagang musiman mulai berjejeran di kawasan pasar pagi Pangkalpinang, seperti lapak berjualan daun ketupat.
Selain daun ketupat juga terdapat daun lepat (makanan khas lebaran yang terbuat dari ketan--red).
Untung, salah seorang pedagang daun ketupat, mengungkapkan telah menjajakan dagangan nya sejak empat hari lalu.
Daun ketupat yang dijual baik itu dalam bentuk belum jadi ataupun sudah siap pakai.
Satu ikat berisi 30 lembar daun ketupat dijual seharga Rp 17 ribu dan satu buah daun ketupat siap pakai dijual Rp 1500. Bahan baku berupa daun kelapa yang masih muda ini diambil nya dari daerah Air itam.
"hari ini jual terakhir. Besok sih gak tau jual lagi atau gak. Soalnya kebanyakan pedagang lain juga hari ini terakhir. Orang-orang kan mau masak ketupatnya jadi hari ni jual habis," ujarnya, Senin (2/6/2019).
Untung mengatakan, dalam sehari berhasil mendapatkan hasil paling besar Rp 200 ribu untuk penjualan daun ini.
Namun berbeda dibandingkan dengan tahun lalu, penjualan mengalami penurunan ditahun ini.
"Ramadan ini sepi beda dengan tahun lalu. Paling besar tahun ini dapat Rp 200 ribu. Tahun lalu bisa lebih dari itu," pungkas Untung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/pdgng7.jpg)