Pemohon Visa Amerika Serikat Kini Wajib Cantumkan Detail Media Sosial

Aturan Baru, Pemohon Visa Amerika Serikat Wajib Cantumkan Detail Media Sosial

Pemohon Visa Amerika Serikat Kini Wajib Cantumkan Detail Media Sosial
windowseat.ph
Ilustrasi pembuatan Visa AS yang telah diperbarui oleh Departemen Luar Negeri. 

BANGKAPOS.COM - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) kini memberikan syarat khusus bagi semua pemohon visa AS.

Semua pemohon visa AS diharuskan untuk mengirimkan detail lengkap media sosial.

Seperti nama pengguna media sosial, alamat email, hingga nomor telepon.

Persyaratan khusus ini merupakan sebuah perluasan besar dari penyaringan yang ditingkatkan oleh administrasi Trump bagi semua calon imigran dan pengunjung yang datang ke Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri telah memperbarui formulir visa imigram dan non-imigran dengan permintaan informasi tambahan berupa identifikasi media sosial.

Perubahan formulir yang diusulkan sejak Maret 2018 ini diperkirakan akan mempengaruhi sekitar 15 juta orang yang mengajukan visa AS.

Adanya pembaruan formulir pemohonan visa AS ini untuk melindungi keamanan nasional.

"Keamanan nasional adalah prioritas utama kami ketika mengadili permohonan visa, dan setiap calon pelancong dan imigran ke Amerika Serikat menjalani pemeriksaan keamanan yang luas," ujar petugas Departemen Luar Negeri yang dilansir TribunTravel dari laman apnews.com, Sabtu (1/6/2019).

Ilustrai Paspor dan visa
Ilustrai Paspor dan visa (fakta.news)

Hingga sekarang Departemen Luar Negeri masih terus bekerja untuk meningkatkan proses penyaringan warga asing.

Peningkatan proses penyaringan warga asing ke AS ini untuk melindungi warga Amerika Serikat.

Departemen Luar Negeri meningkatkan sebuah pengawasan ekstra dengan melihat sejarah sosial media, email, hingga nomor telepon dari semua pemohon visa AS.

Halaman
12
Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved