Mengintip Pembuatan Kue Jadah Telok, Kue Khas Masyarakat Jambi Sambut Lebaran

Sambut Lebaran, Masyarakat Jambi Bikin Kue Jadah Telok yang Bercita Rasa Manis

Mengintip Pembuatan Kue Jadah Telok, Kue Khas Masyarakat Jambi Sambut Lebaran
Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Nur Asrat, satu di antara warga yang sedang membuat jadah telok. 

Setelah 20 menit, kue telur sudah matang.

Jadah telok sudah bisa dikeluarkan dari oven.

Kata dia, bolu telur itu disukai karena rasanya yang manisLagi pula, teksturnya yang lembut juga mudah dikonsumsi semua kalangan. Wah, bikin ngiler.

Dia menceritakan, ternyata membuat jadah telok memang sudah menjadi tradisi di Tanjung Agung menjelang Idul Fitri.

Kue telur itu ternyata bisa tahan lebih satu bulan.

Sebagian besar masyarakat membuat jadah telok untuk menjadi jamuan saat tamu bersilaturahmi ke rumah. Namun, ada juga yang membuatnya untuk dijual.

Sampai kini, tradisi membuat jadah telok ini masih lestari di Dusun Tanjung Agung.

Mereka biasa membuatnya bersama keluarga dan menghidangkannya ketika lebaran tiba sebagai jamuan.

Selain jadah telok, masyarakat Dusun Tanjung Agung juga membuat pangananan lain untuk menyambut Idul Fitri.

Mulai dari rempeyek (yang biasa mereka sebut dengan peyek), bolu, juga panganan lain yang menjadi penyemarak datangnya hari raya. 

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Sambut Lebaran, Masyarakat Jambi Bikin Kue Jadah Telok yang Bercita Rasa Manis, https://travel.tribunnews.com/2019/06/03/sambut-lebaran-masyarakat-jambi-bikin-kue-jadah-telok-yang-bercita-rasa-manis

Editor: tidakada016
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved