Setelah Bom Meledak, Ini yang Terjadi pada Tubuh Pelaku Bom Bunuh Diri di Pos Polisi

Peristiwa ledakan bom bunuh diri terjadi di Pos Pengamanan atau Pospam Kartasura, Senin (3/6/2019).

Setelah Bom Meledak, Ini yang Terjadi pada Tubuh Pelaku Bom Bunuh Diri di Pos Polisi
Tribunsolo.com/Asep Abdullah Rowi
Pelaku bom bunuh diri Rofik Asharudin (22) dimasukkan ke dalam ambulance milik Polresta Solo di RSUD Dr Moewardi di Jalan Kolonel Sutarto, Kecamatan Jebres, Solo, Selasa (4/6/2019) sekitar pukul 04.10 WIB. 

BANGKAPOS.COM, SOLO - Peristiwa ledakan bom bunuh diri terjadi di Pos Pengamanan atau Pospam Kartasura, Senin (3/6/2019).

Peristiwa ini merupakan insiden serangan ke-3 yang terjadi di pos polisi daerah Solo Raya.

Sebelumnya, peristiwa 2 pos polisi yang diduga dibakar oleh sekelompok orang, belum juga terpecahkan.

Kini, hanya sehari sebelum Hari Raya Idul Fitri, seorang pria melakukan upaya bunuh diri di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Berikut 7  fakta singkat insiden itu :

1. Tak Jauh dari Markas Kopassus

Pos Pengamanan yang menjadi lokasi bom bunuh diri, baru saja dibuat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pos itu dibuat untuk kegiatan pemantauan dan pengamanan arus mudik.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, Pospam tersebut terletak di persimpangan di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Lokasi tersebut ternyata tidak jauh dari Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Kandang Menjangan, Kartasura.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved