Wiki Bangka

Lepet dan Bongkol Makanan Tradisional Khas Lebaran Masyarakat Bangka yang Lezat

Ada kuliner tradisional khas lebaran di Pulau Bangka seperti Lepet dan Bongkol yang terbuat dari beras ketan, santan dan parutan kelapa.

Bangka Pos/Edwardi
Lepat kuliner khas lebaran yang terbuat dari ketan. 

BANGKAPOS.COM -- Bagi umat muslim di Indonesia sudah sangat lazim saat merayakan lebaran atau Hari Raya Idul Fitri menyiapkan makanan khas lebaran, seperti ketupat sebagai sumber karbohidrat.

Biasanya disantap bersama lauk pauk seperti opor ayam, rendang daging, kari ayam, semur, soto dan makanan lainnya.

Bagi masyarakat di Pulau Bangka, selain ketupat yang terbuat dari beras (nasi) sebagai makanan sumber karbohidrat. Ada juga kuliner tradisional khas lebaran lainnya, yakni Lepet dan Bongkol yang terbuat dari beras ketan, santan dan parutan kelapa.

Vivi Fatmasari, warga Sungailiat yang masih mewarisi keahlian membuat Lepet dan Bongkol mengaku keahlian membuat Lepat dan Bongkol berasal dari almarhum ayahnya yang berasal dari Desa Bedengung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan dan ibunya dari Desa Nibung Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka.

"Orangtua kami berasal dari kampung jadi sudah tradisi setiap lebaran membuat ketupat, lepet dan kalau sempat Bongkol juga," kata Vivi.

Dijelaskannya, untuk membuat Lepet harus menyiapkan bungkusan dari daun kelapa muda, tali pengikat dari daun pandan berduri.

"Untuk isian lepet dari beras ketan yang dimasak dengan santan kelapa setengah matang lalu dimasukkan dalam bungkusan daun kelapa lalu dililitkan tali pengikat dari daun pandan, kemudian direbus sekitar 2 jam lebih hingga matang," jelasnya.

Sedangkan untuk membuat bongkol disiapkan bungkusan daun pandan wangi dan tali pengikat daun pandan berduri.

"Untuk isian bongkol terbuat dari beras ketan dicampur parutan kelapa, kacang merah lalu dibungkus daun pandan kemudian direbus 2-3 jam," ungkapnya.

Untuk menikmati sajian Lepet dan Bongkol selain bisa dimakan langsung juga bisa dimakan bersama lauk pauk khas lebaran lainnya.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved