Berita Pangkalpinang

Bangkitkan Produk Lokal, UMKM Babel Banjir Orderan Pada Lebaran

UMKM khususnya dibidang kuliner mengalami peningkatkan permintaan pada saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 Masehi ini.

Bangkitkan Produk Lokal, UMKM Babel Banjir Orderan Pada Lebaran
Bangka Pos / Hendra
UMKM Bangka Tengah menampilkan produk lokalnya di areal Musda VI, BPD Hipmi, Babel, Kamis (10/8/2017). 

BANGKAPOS.COM-- Pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) khususnya dibidang kuliner mengalami peningkatkan permintaan pada saat lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah/2019 Masehi ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena mengatakan, saat ini antusiasme masyarakat Babel membeli produk UMKM untuk sajian saat lebaran semakin meningkat. Banyak masyarakat yang lebih memilih membeli produk lokal asli Babel, ketimbang kue-kue dari luar.

"UMKM kita banyak yang kebanjiran pesanan, terutama yang makanan seperti kericu, Ampiang, kue-kue kering. Ini kan rata-rata masyarakat kita beli produk lokal. Sudah kurang produk dari luar masuk ke Babel,"jelasnya kepada bangkapos.com, Minggu (9/6/2019).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena (Bangkapos.com/Krisyanidayati)

Elviyena mengarahkan para pelaku UMKM untuk tidak memasarkan produk luar, tapi harus menjual dan mempromosikan produk UMKM.

Ia menyebutkan, produk kue-kue kering saat ini banyak dibuat oleh industri rumahan yang omsetnya cukup besar, bahkan tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, namun sudah dikirim ke luar daerah.

"Kalau dulu kan banyak beredar kue Shandy atau nine cake yang dari luar, sekarang kita arahkan ke produk lokal, banyak produk UMKM lokal yang jual kue kering dan kualitasnya lebih bagus karena kan dibikinnya baru dan kualitasnya juga enak," ungkap Elviyena.

Dikatanya, jika produk yang dibeli merupakan produk lokal maka pergerakan ekonomi akan menggeliat.

"Banyak mereka ordernya, laporan yang masuk ke kita bahkan ada yang sampai 70 persen peningkatakan dari biasa, seperti zulaikha. Kalau produk lokal, perputaran uang itu ada di Babel, UMKM kita sejahtera, kalau dari luar kan sayang uangnya dibawa ke luar," sebutnya.

Pelaku UMKM yang kebanjiran order tidak hanya kue kering dan makanan, tapi juga bumbu siap saji seperti yang dibuatkan Veni Bumbu juga ramai dicari masyarakat.

Ia menginginkan, kedepannya tidak hanya makanan dan bumbu saja, tapi minuman juga bisa dari produk lokal seperti jeruk kunci, sirup nanas yang disajikan saat lebaran.

"Minuman ini kan masih dari luar semua, kita berharap nanti minuman kaleng dari luar itu enggak terlalu lagi, tapi minuman jeruk kunci atau jus nanas ini yang nantinya disajikan. Kemasannya juga dibuat menarik dan simple,"saran Elviyena. (Bangkapos.com/Krisyanidayati)

Caption: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena. Bangka Pos/Krisyanidayati.

Penulis: krisyanidayati
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved