Berita Pangkalpinang

47 Ribu Lebih Orang Gunakan Transportasi Laut Saat Arus Mudik dan Balik

Animo masyarakat menggunakan transportasi laut tinggi, lantaran harga tiket pesawat yang melambung.

47 Ribu Lebih Orang Gunakan Transportasi Laut Saat Arus Mudik dan Balik
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajjudin. 

47 Ribu Lebih Orang Gunakan Transportasi Laut Saat Arus Mudik dan Balik

BANGKAPOS.COM - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajjudin mengatakan arus mudik dan arus balik penumpang ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didominasi menggunakan transportasi laut dan penyebrangan.

Tajjudin menyebutkan jumlah pemudik di Pelabuhan Pangkalbalam dari tanggal 21 Mei sampai 9 Juni mencapai 15.662 orang. Sedangan untuk di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok dari tanggal 29 Mei sampai 9 Juni mencapai 31.629 orang. Dari dua Pelabuhan ini diketahui sebanyak 47.291 penumpang pada arus mudik maupun arus balik.

Untuk kendaraan yang melalui pelabuhan penyebrangan Tanjung Kalian Muntok pada periode yang sama yakni kendaraan roda dua sebanyak 2.657 dan kendaraan roda empat sebanyak 3.410.

"Ini baru dari dua Pelabuhan, masih ada pelabuhan lainnya seperti Sadai, Tanjung Gudang. Ini baru data sementara dan nanti baru akan rekapitulasi dan evaluasi secara keseluruhan pada saat penutupan posko atau H+7 lebaran," kata Tajjudin, Senin (10/6).

Tajjudin menyebutkan, animo masyarakat menggunakan transportasi laut tinggi, lantaran harga tiket pesawat yang melambung. Sehingga, memilih alternatif ini ditambah dengan akses tol lampung yang kian bagus.

"Di Tanjung kalian ke Tanjung Api-api itu biaya kendaraan hanya Rp 800 ribu untuk menyebrang, dan penumpangnya bisa isi 5-8 orang. Kalau dibandingkan dengan naik pesawat tentu ini jauh sekali dengan harga pesawat per orang sekitar Rp 1 jutaan, makanya banyak orang yang milih naik kapal," sebutnya.

Menurutnya, mobil yang berangkat dari Tanjung Kalian tidak semuanya menuju Palembang, namun banyak juga yang ke arah pulau Jawa. Pasalnya, saat ini tol Palembang-lampung hanya ditempuh dalam waktu empat jam.

"Enggak semua ke Palembang, banyak juga yang ke Pulau Jawa bahkan ke Medan karena tol Palembang-lampung hanya 4 jam, kalau dulu kan 8-12 jam. Ini yang juga perlu menjadi perhatian kita bersama, karena dengan adanya akses ini kemungkinan ini tidak hanya ramai saat lebaran saja tapi libur sekolah juga harus diantisipasi," sebutnya.

"Bisa dibilang arus mudik dan balik tahun ini didominasi dengan menggunakan moda transportasi laut dan penyeberangan," tambahnya.

Menurut, hingga saat ini tidak ada keluhan dari masyarakat, namun bukan berarti pelayanan sudah baik. Kata dia ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dan dicarikan solusi.

"Laporan keluhan tidak ada ke kita dan saya rasa semua pemudik happy, tapi memang ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi misalnya antrian yang sampai 3 kilo kemarin, terus soal toilet dan rest area, ini harus kita carikan solusi," tambahnya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved