Advetorial

Bahar Buasan Menjadi Narasumber Dalam Acara Proud To Be Kasih Baptist Family

Bahar Buasan anggota DPD RI hadir dalam kegiatan Proud to be Kasih Baptist Family yang di adakan oleh sekolah Kasih Baptist Pangkalpinang

Bahar Buasan Menjadi Narasumber Dalam Acara Proud To Be Kasih Baptist Family
ist/Bahar Buasan hadir sebagai so­sok inspiratif dan motivator dalam kegiatan Proud to be Kasih Baptist Family
Bahar Buasan anggota DPD RI hadir sebagai so­sok inspiratif dan motivator dalam kegiatan Proud to be Kasih Baptist Family yang di adakan oleh sekolah Kasih Baptist Pangkalpinang, Jum’at (31/05) 

BANGKAPOS.COM-- Bahar Buasan anggota DPD RI hadir sebagai so­sok inspiratif dan motivator dalam kegiatan Proud to be Kasih Baptist Family yang di adakan oleh sekolah Kasih Baptist Pangkalpinang, Jum’at (31/5/2019).

Ke­giatan yang digelar di ruang pertemuan Sekolah Kasih Baptist Pangkalpi­nang ini diikuti 140 orang, dihadiri mulai dari siswa-siswi tingkat SD, dan SMP. Hadir pula Direktur Sekolah Kasih Baptist, Aini Shu, para dewan guru, serta pemilik restoran Lada Putih Bong Miau En (Aun) yang juga turut berbagi kisah inspiratif dan memotivasi siswa-siswi sekolah Kasih Baptist.

Anggota DPD RI, Bahar Buasan mengatakan kehadirannya ini se­bagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan generasi penerus bangsa, dirinya memberikan pembelajaran motivasi kepada siswa di sekolah tersebut dalam menanamkan rasa tanggung jawab sedari dini di sekolah maupun di rumah.

“Motivasi yang disampaikan tentang tanggung jawab anak-anak sejak dini. Mulai dari rumah, sekolah dan lingkungan. Sebagai siswa memiliki tanggung jawab untuk belajar, hormat kepada guru dan teman-temannya,” jelas Bahar.

Menurut Bahar, belajar karakter yang baik juga merupakan hal pen­ting. “Kita mempersiapkan sekolah ini agar bisa membantu pemerintah mempersiapkan generasi bangsa ke depan lebih baik. "Kalau Indonesia mau baik, harus jadi tanggung jawab kita semua, mulai rumah tangga, sekolah dan lingku­ngan,” ujarnya. 

Direktur Sekolah Kasih Baptist, Aini Shu menegaskan dua inspirator yang se­ngaja diundang ke sekolahnya ini karena memiliki karakter yang bertanggung jawab. “Kami mengangkat tokoh-tokoh ini karena kami melihat dalam kehidupan yang nyata. Beliau memupuk ini dari kecil dan bukan hanya teori, tetapi sudah tertanam kuat dalam kepribadian kedua tokoh ini,” kata Aini.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan program rutin sebagai value sekolah. “Kami mengajarkan anak-anak bukan dari sebuah cerita, tetapi sesuatu yang memberikan inspirasi dan teladan serta membangun karakter anak,” jelasnya.

Diakuinya, sekolah ingin membangkitkan rasa inspirasi anak dengan mengha­dirkan tokoh-tokoh inspiratif. “Harapannya hadirnya dua tokoh ini akan membangkitkan mimpi anak, sehingga saat mereka tamat SMA, mereka tidak bingung lagi karena sudah memiliki cita-cita sejak masa kecil yang ada pada dua tokoh inspirasi ini,” pungkasnya. (adv/rya/bow)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved