Advetorial

Kemeriahan Idul Fitri 1440 Hijriyah di Kota Beribu Senyuman

HARI Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di Pa­ng­kalpinang disambut dengan keme­riahan dan sukacita.

Kemeriahan Idul Fitri 1440 Hijriyah di Kota Beribu Senyuman
ist/Kemeriahan Idul Fitri 1440 Hijriyah di Kota Beribu Senyuman
HARI Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di Pa­ng­kalpinang disambut dengan keme­riahan dan sukacita. Terlebih saat Peme­rintah Kota Pangkalpinang menyelenggarakan pawai takbiran keliling, Selasa (4/6) malam. 

BANGKAPOS.COM-- Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah di Pa­ng­kalpinang disambut dengan keme­riahan dan sukacita. Terlebih saat Peme­rintah Kota Pangkalpinang menyelenggarakan pawai takbiran keliling, Selasa (4/6/2019) malam.

Ribuan masyarakat berbondong-bondong menyaksikan semarak sambut hari kemenangan di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, hingga sepanjang jalan rute yang dilalui oleh kendaraan pawai takbir keliling.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, untuk pertama kali merasakan lebaran di kota yang dijargonnya sebagai Kota Beribu Senyuman, mengungkapkan perasaan gembira, haru dan momen ini pun kembali mengingatnya semasa kecil.

Molen, sapaan akrabnya, menuturkan, semasa kecil begitu antusias saat menyambut lebaran karena suasana kemeriahan sangat melekat pada saat itu. Lebaran kali ini dimasa kepemimpinannya, dia ciptakan kembali momen puluhan tahun silam saat menyambut lebaran.

“Saya ucapkan beribu terima kasih kepada yang hadir malam ini. Momen ini mengingatkan saya ketika masa kecil menyambut lebaran. Sungguh sangat terharu dan bahagia bisa seramai ini. Insya Allah tahun depan kita meriahkan lebih dari ini,” jelas Molen.

Ada ratusan kendaraan yang turut serta memeriahkan pawai takbir keliling dan festival bedug ini. Dimana, bedug diberi kreativitas dan hiasan menarik dari masing-masing kelompok untuk membuat kreasi yang berbeda. Suasana lebaran yang begitu disambut antusias oleh masyarakat juga tergambar saat pelaksanaan Salat Ied di Alun-alun Taman Merdeka, Rabu (5/6/2019).

Ribuan jemaah memadati ATM untuk melaksanakan Salat Ied dan mendengarkan khotbah yang disampaikan Kepala Kementerian Agama Pangkalpinang.

Molen mengungkapkan rasa bahagia nya meraya­kan hari kemenangan di kampung kelahirannya. Dia menuturkan, agar kerukunan umat muslim dan umat beragama lainnya di Pangkalpinang ini selalu terjaga dengan kompak. “Semoga ini membawa ladang amal bagi kita semua,” tutur Molen.

Usai melaksanakan salat, dia pun mengadakan open house di Rumah Dinas Wali Kota yang letaknya berseberangan dengan ATM. Warga pun berbondong-bondong datang untuk bersalaman dan ingin berswafoto bersama Molen dan keluarga. Mengenakan pakaian berwarna putih senada dengan istrinya, Monica Haprinda dan anak-anak, Molen tampak ramah saat menyambut kedatangan masyarakat di kediamannya.

Berbagai hidangan khas lebaran, seperti lontong, rendang, opor dan makanan lainnya tersaji untuk mengguncang lidah tamu yang hadir. Molen pun menyediakan otak-otak, penganan khas Bangka yang terbuat dari ikan dan dicocol cuka merah.

Di hari kemenangan ini, Molen, menuturkan, Idul Fitri bagi dia bermakna fitrah, kembali suci seper­ti pada waktu lahir. Dia berharap dengan momen ini dapat meningkatkan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjauhkan larangan-Nya serta menjalankan kewajiban perintah-Nya.

Bagi Molen pribadi, saat lebaran makanan yang harus ada dan menjadi favoritnya yakni lepet. Panganan yang terbuat dari ketan dan dibungkus daun ini sukses menyita perhatian Molen saat lebaran. “Saya paling suka lepet. Pokoknya itu harus ada. Pa­ling favorit,” kata dia.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan menghaturkan permohonan maaf lahir dan batin. Molen meminta agar masyarakat Pangkalpinang tetap menjaga keamanan dan kenyamanan kota sehingga slogan Kota Beribu Senyuman yang bermakna sejahtera, nyaman, unggul dan makmur dapat terwujud. (adv/q6/may)

Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved