Berita Pangkalpinang

Sebelum 20 Januari 2020, Seluruh Bendahara Harus Bersertifikasi

Amanat dari Perpres Nomor 7 Tahun 2016 yang mengatur bahwa sebelum 20 Januari 2020, seluruh bendahara harus bersertifikasi.

Sebelum 20 Januari 2020, Seluruh Bendahara Harus Bersertifikasi
Bangkapos.com/Edwardi
Zuhara Mandasari, Bendahara Ditjen Pendidikan Dasar Islam Kemenag Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM-- Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang berhasil lulus dengan nilai cukup memuaskan dalam ujian sertifikasi bendahara yang digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Pangkalpinang baru-baru ini.

Ujian sertifikasi bendahara ini merupakan rangkaian proses uji secara objektif untuk menilai karakter, kompetensi dan kemampuan menjadi bendahara berdasarkan standar kompetensi bendahara.

Hal ini juga merupakan amanat dari Perpres Nomor 7 Tahun 2016 yang mengatur bahwa sebelum 20 Januari 2020, seluruh bendahara harus bersertifikasi.

Keempat ASN Kemenag Kota Pangkalpunang, yakni : Marina, Bendahara Ditjen Bimas Buddha, dinyatakan lulus dengan nilai 70 , Mahmudah, Bendahara Ditjen PHU dengan nilai 78, Meiria Ulfa, Bendahara Ditjen Bimas Islam dengan nilai 80, dan Zuhara Mandasari, Bendahara Ditjen Pendidikan Dasar Islam,dengan nilai 86,67.

Zuhara Mandasari, peserta ujian sertifikasi bendahara mengungkapkan, dalam ujian sertifikasi bendahara tersebut mengerjakan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 60 menit dengan sistem Computer Based Test (CBT) dan Internet Based Test (IBT) yang diakses melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Sertifikasi Bendahara (Simserba).

"Hasil tes tersebut langsung bisa diketahui setelah pelaksanaan ujian tersebut," kata Zuhara, Selasa (11/06/2019) di kantornya.

Diakuinya, sebelum pelaksanaan ujian, mereka telah mengikuti refreshment berupa review materi ujian bendahara yang diadakan oleh KPPN Pangkalpinang.

"Materi yang diujikan dalam ujian sertifikasi bendahara antara lain mengenai uang persediaan, modul Sistem Laporan Bendahara Instansi (Silabi), perpajakan dan peraturan perundang-undangan tentang keuangan. Materi yang diujikan ini berhubungan dengan tugas dan fungsi sehari-hari, sehingga kami tidak merasa kesulitan dalam mengerjakannya,” jelas Ara, sapaan akrabnya.

Diharapkannya, setelah lulus ujian sertifikasi ini, ia dan rekan-rekan bendahara lainnya dapat lebih fokus dan maksimal lagi melaksanakan tugas kebendaharaan, sehingga dapat ikut berkontribusi menyajikan laporan keuangan yang andal dan akuntabel, khususnya di lingkungan Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang. (Bangkapos.com/Edwardi)

Cap: Zuhara Mandasari, Bendahara Ditjen Pendidikan Dasar Islam Kemenag Kota Pangkalpinang. edw

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved