Berita Pangkalpinang

Terkait Ulat Bulu, Dinkes Pangkalpinang Butuh 3 Hari Cek Hasil Kesehatan Warga Pangkalarang

Dibutuhkan sekitar tiga hari untuk mengetahui penyebab kejadian yang baru pertama menyerang warga sekampung itu.

Terkait Ulat Bulu, Dinkes Pangkalpinang Butuh 3 Hari Cek Hasil Kesehatan Warga Pangkalarang
Dokumen Bangka Pos
Warga Pangkallarang mendapat perawatan medis dari akibat terkena serangan wabah ulat bulu, Selasa (11/6/2019) dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM - Ratusan warga Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Pangkalpinang mengalami gatal-gatal disekujur tubuhnya. Warga menduga berasal dari ulat bulu yang kerap ditemukan di pemukiman warga sejak beberapa hari lalu.

Setelah dilakukan pengecekan dan penanganan oleh Dinas Kesehatan Pangkalpinang, namun belum dapat dipastikan kebenaran mengenai penyebab berdampaknya rasa gatal disekujur tubuh warga karena ulat bulu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan kesehatan dari warga yang terdampak. Dibutuhkan sekitar tiga hari untuk mengetahui penyebab kejadian yang baru pertama menyerang warga sekampung itu.

"Kami belum memastikan karena hasil kesehatan belum bisa diambil. Masih dilakukan penyelidikan. Kemungkinan tiga hari lagi untuk mengetahui ini," kata Suriyanto, Selasa (11/6/2019).

Sementara untuk menangani rasa gatal yang dialami warga, dinas kesehatan telah membuka posko di rumah warga sekitar dan tenaga medis telah diperbantukan memberi obat untuk menangani efek gatal tersebut.

Suriyanto mengatakan tim medis memberikan obat dan antisipasi rasa gatal kepada warga untuk tiga hari kedepan. Diharapkan dengan penanganan ini dapat membantu meredakan rasa gatal yang menyerang warga.

Setelah diketahui penyebab pasti dari gatal-gatal ini, tim dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan kebutuhan dan analisa dokter. Upaya lain yang dilakukan bersama dinas pertanian dan peternakan akan melakukan penyemprotan terhadap ulat bulu yang diketahui banyak berada di seberang pemukiman warga.

Suriyanto menuturkan, setelah pihaknya dan dinas pertanian mengecek, ulat bulu diketahui berada di lokasi yang berbeda, yakni di seberang pemukiman warga. Namun ada beberapa ulat bulu yang ditemukan tercecer di pemukiman warga. Untuk itu akan dilakukan penyemprotan untuk membasmi wabah ini.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved