Wiki Bangka

Momen Libur Lebaran, Para Pemudik 'Ngidam' Kepiting Bakau Bangka

Kepiting Bakau atau Kepiting Remangok menjadi salah satu makanan sumber protein khas Pulau Bangka yang banyak dicari dan diburu para pemudik

Momen Libur Lebaran, Para Pemudik 'Ngidam' Kepiting Bakau Bangka
Bangka Pos/Edwardi
Hasan, pembudidaya kepiting bakau 

BANGKAPOS.COM -- Kepiting Bakau atau Kepiting Remangok menjadi salah satu makanan sumber protein khas Pulau Bangka yang banyak dicari dan diburu para pemudik yang pulang ke kampung halaman saat liburan dan cuti bersama Lebaran Idulfitri 1440 Hijriyah. 

Rasanya enak, ada sedikit manis dan gurih cocok dimasak bumbu asam pedas manis dan resep lainnya menjadikan kuliner khas kepiting bakau ini makanan favorit pelepas kangen di kampung halaman.

Saat ini keberadaan kepiting bakau di alam semakin langka dan sulit dicari para nelayan, karena itu saat ini harganya cukup mahal.

Salah satu cara pelestariannya supaya tetap bisa dikonsumsi sepanjang tahun dengan cara dibudidayakan di kawasan hutan bakau, seperti yang dilakukan Hasan, warga Pangkalbalam Kota Pangkalpinang.

"Kalau sekarang ini antara bulan April sampai Juli stok kepiting ramangok sedikit atsu banyak kosong, kalau bulan Agustus nanti baru banyak stoknya," kata Hasan ditemui bangkapos.com di lokasi tambaknya, Rabu (12/06/2019).

Diungkapkannya saat ini permintaan kepiting bakau sangat banyak, namun ukuran kepiting bakau masih kecil-kecil.

"Sekarang ini banyak warung pecel lele yang minta disuplai kepiting bakau, ukuran 5-6 ekor dalam satu kilogram saja laku dijual antara Rp 100.000 per kg, karena banyak orang pulang mudik dari Jakarta katanya ngidam kepiting bakau Bangka ini," kata Hasan.

Kepiting bakau ukuran 3 ekor dalam satu kilogram dijual Rp 150.000 per kg.

"Ukuran paling kecil 6-7 ekor dalam satu kilogram dijual Rp 80.000 per kg bila ada yang mau beli, tapi biasanya ukuran ini kita pelihara dulu untuk dibesarkan lagi," jelasnya.

Diungkapkannya untuk ukuran super berat satu ekor kepiting bakau antara 7 ons sampai 1 kg per ekor dijual dengan harga Rp 125.000 per kg.

(Bangka Pos/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved