Berita Pangkalpinang

Prediksi Kadishub Babel, Harga Tiket Pesawat Bakal Turun Setelah Lebaran

Pada saat high season harga tiket memang lebih tinggi lantaran tingginya permintaan.

Prediksi Kadishub Babel, Harga Tiket Pesawat Bakal Turun Setelah Lebaran
Dokumen Bangka Pos
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, KA Tajjudin. 

BANGKAPOS.COM - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan, KA Tajjudin memprediksikan harga tiket pesawat akan terasa penurunannya terkait kebijakan penurunan Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat setelah libur lebaran nanti.

Ia menyebutkan, meski TBA tiket pesawat telah diturunkan melalui keputusan Menteri Perhubungan nomor KM 106 Tahun 2019 tentang Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri yang mulai diberlakukan pada 18 Mei lalu harga tiket masih terbilang tinggi lantaran sedang high season.

"Perkiraan saya harga tiket akan turun setelah lebaran karena high seasonnya sudah berakhir. Jadi penurunan TBA baru bisa dirasakan, kalau lebaran kemarin kan memang high season meskipun tarif batas atas turun karena high season jadi tidak terasa turunnya," kata Tajjudin, Rabu (12/6/2019).

Ia menyebutkan, pada saat high season harga tiket memang lebih tinggi lantaran tingginya permintaan. Namun, pihaknya memang telah mewanti-wanti agar harga tiket tidak melebihi tarif batas atas yang telah ditentukan.

"Ketika permintaan sudah normal, kemungkinan harga tiket akan turun kembali dan baru terasa dampak penurunan TBA," tambahnya.

Dalam tarif batas atas baru terjadi penurunan dari 12-16 persen dibandingkan tarif batas yang sebelumnya.

"Tarif batas yang ini berbeda dengan yang sebelumnya, ada penurunan 12-16 persen, tapi rata-rata 15 persen memang. Walaupun mungkin tidak cukup signifikan tapi paling tidak merubah harga sebelumnya," katanya.

Diakuinya, meski harga tiket pesawat terbilang tinggi pada saat lebaran, berdasarkan data yang dimilikinya jumlah penumpang pesawat masih terbilang tinggi. Ia menyebutkan dari tanggal 29 mei sampai 9 Juni jumlah penumpang pesawat mencapai 64.454 orang.

"Jika dibandingkan dengan 2018 memang ada penurunan sekitar 28 persen, dari 90 ribuan tahun 2018, tahun 2019 hanya 64 ribu," katanya.

(Bangka Pos/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved