Berita Bangka Selatan

Status Samsul Bahri Sebagai Anggota DPRD Bangka Selatan Terpilih Terancam

Status Samsul Bahri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan terpilih periode 2019-2024 terancam

Status Samsul Bahri Sebagai Anggota DPRD Bangka Selatan Terpilih Terancam
Dokumen Bangka Pos
Samsul Bahri 

BANGKAPOS.COM  - Status Samsul Bahri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan terpilih periode 2019-2024 terancam dibatalkan.

Pasalnya pria yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bangka Selatan tersebut terbukti terlibat pidana pemilu penggunaan fasilitas negara berupa Mobil Dinas (Mobnas) saat berkampanye dan telah dijatuhi vonis oleh Pengadilan.

Atas perbuatannya tersebut, Samsul Bahri pun sempat divonis Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat, dengan pidana enam bulan. Politisi partai Gerindra tersebut, lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Babel.

Majelis hakim pengadilan Tinggi Babel menjatuhkan vonis terhadap Samsul Bahri, selama 3 bulan pidana percobaaan 6 bulan, denda 1.000.000 subsidair 1 bulan.

Komisioner Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Basel Muhidin menyebut sebagaimana ketentuan aturan PKPU nomor 5 tahun 2019 pasal 39 nomor 1 huruf (d) yang terbukti melakukan pelanggaran larangan kanpanye sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang undangan mengenai kampanye pemilu, bedasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkrah) akan digantikan calon yang memperoleh suara sah terbanyak berikutnya.

"Saat ini kami masih berkordinasi dengan KPU provinsi dan KPU pusat. Namun secara aturan PKPU jika calon terpilih yang terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah oleh pengadilan maka KPU, KPU provinsi Kabupaten/kota menetapkan calon yang memperoleh peringkat suara sah terbanyak berikutnya sebagai calon terpilih anggota DPR, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota dan menuangkan ke dalam berita acara," ujar Muhidin, Rabu (12/6/2019)

Sementara, Samsul Bahri tak banyak memberikan tanggapan ketika ditanya soal statusnya sebagai anggota DPRD terpilih yang terancam dibatalkan tersebut. Ia menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut ke KPU Basel.

"Belum tahu tergantung KPU," tulis Samsul singkat.

Samsul Bahri merupakan politisi pedulang suara terbanyak dari partai Gerinda di Dapil 1 kecamatan Toboali. Tercatatat jumlah suara pribadi Samsul Bahri sebanyak (881) dan suara total partai (3.523).

(Bangka Pos/Anthoni Ramli)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved