Berita Bangka Barat

Diduga Terkena Penyakit Langka, Tubuh Sumartin Mengitam dan Kulit Mengelupas

Sumartin (48), harus berjuang melawan sakit yang dideritanya. Selama dua tahun ini hingga sekarang lantaran penyakit langka

Diduga Terkena Penyakit Langka, Tubuh Sumartin Mengitam dan Kulit Mengelupas
Bangkapos.com/Muhammad Nordin
Sumartin (48) terkena penyakit langka dengan kulit sekujur tubuhnya mengitam dan gatal serta pecah-pecah terbaring di rumahnya Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok 

BANGKAPOS.COM-- Sumartin (48), harus berjuang melawan sakit yang dideritanya. Selama dua tahun ini hingga sekarang lantaran penyakit langka yang dideritanya, yakni anggota badannya menghitam, kulit mengelupas, berair, gatal-gatal, panas dan tiba-tiba kedinginan.

Warga Dusun Dua, Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat ini mengaku awal mula dirinya terkena penyakit yang diduga alergi oleh dokter tersebut dua tahun yang lalu. Awalnya, diceritakan buruh harian ini, kulitnya gatal-gatal, kemudian tuibul bentol seperti terkena gigitan nyamuk dan berlanjut hingga sekarang kulit mengelupas dan pecah-pecah.

"Tepatnya lebaran dua tahun lalulah gejalanya muncul, awalnya saya kira tidak apa-apa tapi jadi begini," ungkap Sumardin, Kamis (13/6/2019) kepada bangkapos.com.

Sumardin mengaku hanya bisa pasrah dengan penyakit yang dideritanya, mereka sudah berusaha berobat ke orang pintar kemudian rumah sakit hingga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Kalau kata dokter alergi, tapi saya bingung juga, sample untuk pengecekan sudah diambil tinggal menunggu hasilnya," katanya.

Semenjak setahun terakhir dirinyapun sudah tidak bekerja lagi lantaran kondisinya yang lemah, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, merekapun harus berhemat.

"Kami sudah jual sepeda motor untuk berobat bapak dan kebutuhan sehari-hari, selain itu ada pemberian dari tetangga dan teman-teman bapak, adik saya juga bantu," ujar Yuyanti (43), istri Sumartin.

Ibu rumah tangga ini kini hanya bisa berdoa dan berharap ada pihak-pihak yang membantu keluarganya.
Sementara Kepala Desa Belo Laut, Ibnu mengatakan, pihaknya bersama petugas kesehatan telah mendatangi rumah warganya yang menderita sakit langka tersebut.

Saat ini kata Ibnu, ada dua warganya yang menderita penyakit langka dengan kulit menghitam, gatal dan ngelupas tersebut.
" Sudah kami cek, ada dua orang warga kami sakit yang hampir sama, belum tau sakit apa dan kata dokter tergolong langka," kata Ibnu.

Dijelaskannya, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk membantu keduanya, karena harus sesuai aturan jika akan menggunakan dana desa. Untuk itu pihaknyapun telah mengajukan proposal untuk membantu keluarganya.
" Kami permudah urusan jika kelurganya berurusan terutama untuk keperluan yang sakit, kami juga telah mengajukan proposal ke PT. Timah dan masih menunggu hasilnya," jelas Ibnu. (Bangkapos.com/Muhammad Nordin)

Penulis: Muhammad Noordin
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved