Berita Pangkalpinang

Molen Janji Naikkan Gaji Pasukan Kuning Jika Pangkalpinang Raih Adipura 2020

Maulan Aklil (Molen) menyatakan akan menaikkan gaji pasukan kuning jika Pangkalpinang berhasil meraih piala adipura 2020 mendatang.

Molen Janji Naikkan Gaji Pasukan Kuning Jika Pangkalpinang Raih Adipura 2020
Bangka Pos/Ira Kurniati
Wali kota Pangkalpinang menghadiri acara halal bihalal di Dinas Lingkungan Hidup Pangkalpinang, Kamis (13/6/2019) 

BANGKAPOS.COM - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyatakan akan menaikkan gaji pasukan kuning jika Pangkalpinang berhasil meraih Piala Adipura 2020 mendatang.

"Kalau Adipura, gaji saya pastikan naik. Bahkan kalau perlu kita undi petugas yang terbaik dan diumrohkan. Namun ini saya minta harus serius. Ini tidak main-main saya minta," ujar Molen di hadapan petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup Pangkalpinang, Kamis (13/6/2019).

Namun untuk nominal kenaikan gaji, Molen belum dapat memastikan sebab membutuhkan proses untuk menyimpulkan gaji yang akan diberikan. Pemerintah kota juga akan menambah armada angkut sampah, yang telah dianggarkan dalam anggaran perubahan tahun 2019. Kendaraan operasional ini menurutnya merupakan skala prioritas yang harus dipenuhi.

Molen menargetkan Pangkalpinang harus meraih Adipura tahun 2020. Meskipun Dinas Lingkungan Hidup merupakan leading sector kebersihan, tetapi dukungan dan kontribusi semua pihak termasuk masyarakat sangat penting.

Menurutnya, jika membicarakan Adipura maka harus tertanam dalam diri masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.

"Kita harus sebarkan virus ini. Pangkalpinang harus Adipura, harus tertanam dalam hati kita semua masyarakat ikut serta membantu. Memang DLH sebagai leading sector nya, yang lain akan menyusul sesuai tupoksi," kata Molen kepada bangkapos.com.

Mengenai peraturan daerah dan sanksi bagi yang membuang sampah, Molen menyebut sudah dibentuk, hanya tinggal menggerakkan untuk penegakan tertib hukum. Dia akan berkoordinasi dengan satuan polisi pamong praja sebagai sektor penegak perda untuk tegas dalam menertibkan yang berkaitan dengan larangan ketidaksesuaian peraturan.

"Termasuk tambang, reklame, kebersihan dan lingkungan hidup. Akan kita tegaskan untuk penegakan perda. PKL (pedagang kaki lima) tidak akan kami gusur hanya akan ditertibkan dan mencari tempat yang cocok," tukasnya.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved