Berita Pangkalpinang

Molen Temukan Aktivitas TI Rajuk di Pangkalarang, Kawasan Warga yang Idap Penyakit Gatal-gatal

Polisi Pamong Praja dan kepolisian sektor Tamansari kembali menemukan belasan ponton TI beroperasi tak jauh dari rusunawa Pangkalarang.

Molen Temukan Aktivitas TI Rajuk di Pangkalarang, Kawasan Warga yang Idap Penyakit Gatal-gatal
Bangka Pos/Ira Kurniati
Wali kota dan rombongan melihat tambang ilegal di kawasan rusunawa Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (13/6/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menegaskan Pangkalpinang tidak boleh ada aktivitas tambang ilegal. Dirinya berang lantaran saat meninjau ke rumah warga yang terkena gatal-gatal di Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam mendengar suara mesin Tambang Inkonvensional (TI) rajuk beroperasi di sungai sekitar.

Setelah menyusuri kawasan tersebut, Wali Kota bersama rombongan ditemani satuan Polisi Pamong Praja dan kepolisian sektor Tamansari kembali menemukan belasan ponton TI beroperasi tak jauh dari rusunawa Pangkalarang.

Pekerja tambang tersebut tampak tak menghiraukan kehadiran rombongan Wali Kota yang beramai-ramai menyisir kawasan tersebut. Mereka tetap menambang dan suara mesin operasional tetap berjalan. Namun, berselang saat melihat sejumlah anggota satpol PP mengangkut alat berupa mesin yang digunakan sebagai alat, mereka menghentikan pekerjaan tetapi masih tetap berada di tengah sungai.

"Di Pangkalpinang tidak boleh ada tambang liar. Kami akan tertibkan, sampai mereka jera akan kami tertibkan terus," pungkas Maulan yang kerap disapa Molen, Kamis (13/6/2019).

Dia pun menugaskan satpol PP untuk mengangkut dua unit mesin yang berada di lokasi. Dalam waktu dekat, pemerintah kota akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari Polri dan TNI dalam menertibkan tambang ilegal ini.

Menurut informasi yang dihimpun, pemilik tambang bukan warga sekitar namun ada beberapa warga yang menjadi pekerja tambang untuk melimbang (menambang).

"Ini konsekuensinya. Ini aturan mesti kita tegakkan. Saya akan mimpin langsung untuk kerja ini. Saya tidak mau bocor. Baru kita datangi saja sudah seperti ini bukti nya, kami akan tertibkan tambang ilegal di Pangkalpinang," tegas Molen.

Ia  juga menyebut jika terdapat oknum ASN maupun non ASN di lingkungan pemerintah Kota Pangkalpinang yang bermain dan berkedok dibelakang tambang ilegal ini, tidak main-main sanksi yang akan diterima berupa pemecatan.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved