Berita Pangkalpinang

Pasca Lebaran, Baru Dinsos Babel dan Bawaslu Pangkalpinang Gelar Donor Darah

Stok darah yang tersedia di Kantor PMI Kota Pangkalpinang data pada pukul 07.30 WIB, Kamis (13/06/2019) tercatat ada 51 kantong darah.

Pasca Lebaran, Baru Dinsos Babel dan Bawaslu Pangkalpinang Gelar Donor Darah
Bangkapos.com/Edwardi
Kantor (sementara) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM-- Stok darah yang tersedia di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang data pada pukul 07.30 WIB, Kamis (13/06/2019) tercatat ada 51 kantong darah.

Rinciannya, untuk golongan darah A ada 15 kantong WB (Whole Blood atau sel darah lengkap) dan 3 kantong PRC (Packed Red Cell atau Sel Darah Merah Pekat).

Golongan darah B ada 11 WB dan 3 PRC, golongan darah O ada 11 WB dan 4 PRC, dan golongan darah AB ada 4 WB.

Hal ini didisampaikan Wahyono, Sekretaris PMI Kota Pangkalpinang kepada bangkapos.com, Kamis (13/06/2019).

Menurutnya, pasca libur dan cuti bersama Idul Fitri 1440 Hijriyah baru ada dari Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang menggelar kegiatan donor darah sukarela pada Selasa (11/06/2019).

Selain para pegawai Dinsos Babel juga ada pegawai dari perangkat daerah lainnya seperti Dishub, BLH, BKPSDM, Dinkes, Pemberdayaan Perempuan, Inspektorat, Sekretariat Daerah dan pengurus PMI Provinsi Babel.

"Dalam kegiatan ini terkumpul sebanyak 39 kantong darah yang berhasil disumbangkan kepada PMI Kota Pangkalpinang," kata Wahyono. 

Dilanjutkannya, rinciannya 9 kantong golongan darah A, 14 kantor golongan darah B, 4 kantong golongan darah AB dan 12 kantong golongan darah O.

“Alhamdulillah terkumpul 39 kantong darah. Semoga sumbangan darah ini, bermanfaat untuk pasien yang membutuhkan," ujarnya.

Ditambahkan pada hari Rabu (12/06/2019) juga dilaksanakan bakti sosial donor darah di Kantor Bawaslu Kota Pangkalpinang dan terkumpul sebanyak 24 kantong darah.

Dijelaskannya, berdasarkan PP Nomor 7 tahun 2011 tentang Pelayanan Darah, tanggung jawab pelayanan darah adalah pemerintah dan pemerintah daerah, untuk mengatur, membina dan mengawasi pelayanan darah dalam rangka melindungi masyarakat.

“PMI merupakan organisasi sosial kepalangmerahan yang diperbolehkan dalam pengerahan dan pelestarian pendonor darah. Hal ini juga dipertegas lagi dengan hadirnya UU Nomor 1 tahun 2018 tentang Kepalangmerahan yang salah satu tugas PMI memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” jelas Wahyono.

Wahyono mengucapkan terima kasih yang tinggi atas dukungan seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Babel dan pihak terkait lainnya, atas partisipasi telah menyumbangkan darahnya.

 “Semoga selalu diberikan kesehatan dan murah rezeki,” kata Wahyono. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved