Berita Sungailiat

54 PNS dan Honor Bolos Kerja Pasca Libur Lebaran Diberi Sanksi Hukuman Disiplin

Hasil sidak yang dilakukan Bupati sebanyak 54 pegawai tidak masuk terdiri dari 19 pegawai Honorer dan 35 Pegawai Negeri Sipil

54 PNS dan Honor Bolos Kerja Pasca Libur Lebaran Diberi Sanksi Hukuman Disiplin
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah ( BKSDMD) Pemerintah Kabupaten Bangka, Baharita. 

BANGKAPOS.COM-- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah ( BKSDMD) Pemerintah Kabupaten Bangka, melakukan eksekusi terhadap 54 pegawai honorer dan PNS yang tidak masuk pada tanggal 10 hingga 13 Juni lalu, berdasarkan hasil Inpeksi mendadak (Sidak ) Bupati Bangka.

Kepala BKSDMD Kabupaten Bangka, Baharita, mengatakan, ini merupakan eksekusi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian terkait hasil Sidak Bupati Bangka Mulkan dalam tiga hari berturut turut datang ke SKPD, Rumah Sakit, Puskesmas hingga pelayanan lainya.

"Pertemuan tadi kita menindak lanjuti hasil sidak bupati, dari kelurahan, rumah sakit umum, SKPD, tidak ada absen sebanyak 54 orang itu, namun dalam pertemuan ini, masih ada satu honorer, dan tiga PNS tidak hadir, ini pasti kita panggil lagi, karena tidak datang, kan nantang,"tegas Baharita kepada wartawan, Jumat (14/6/2019) di kantor Bupati Bangka.

Baharita, menrinci dari total hasil sidak yang dilakukan Bupati sebanyak 54 pegawai tidak masuk terdiri dari 19 pegawai Honorer dan 35 Pegawai Negeri Sipil dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2019.

"Hari ini mereka akan di proses oleh Sat Pol PP, mempertanyakan kenapa tidak hadir hari itu. Namun dibedakan mereka ini yang tidak hadir pada tanggal 10 sebanyak 9 PNS, akan dilakukan hukum disiplin, untuk mereka yang belum pernah di hukum, di berikan teguran tertulis bukan omongan, untuk pegawai yang tidak masuk setelah tanggal itu berikan surat peringatan,"lanjutnya.

Baharita mengatakan, berdasarkan hasil mereka banyak pegawai yang tidak masuk alasanya tanpa keterangan, seperti lupa absen pada pagi hari, dan langsung keluar kantor pada waktu itu.

"Kita ini langsung mengesekusi hasil temuan pak Bupati karena sidak tiga hari kalau tidak eksekusi apa artinya, kebanyakan alasan mereka ini tanpa keterangan, dan paling banyak ada di kelurahan. Kami selaku esekutor harus melihat irama Bupati, karena melihat irama beliau, jadi kami lebih kuat lagi untuk bertindak kedepanya,"ungkapnya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

 

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved