Hori Tak Hanya Gadai Istri tapi juga Jual Bayinya Seharga Rp 500 Ribu, Uangnya Dipakai Main Judi

Kasus yang menjerat Hori (43), warga Lumajang yang menggadai istrinya dan salah sasaran membunuh orang, bakal bertambah.

Hori Tak Hanya Gadai Istri tapi juga Jual Bayinya Seharga Rp 500 Ribu, Uangnya Dipakai Main Judi
Ist/Tribun Madura
Hori,suami yang gadaikan istri sendiri saat diinterogasi oleh Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, Kamis (13/6/2019). 

BANGKAPOS.COM, LUMAJANG - Fakta-fakta baru terungkap dalam kasus suami gadai istri di Lumajang, Jawa Timur.

Tak hanya menggadai istrinya dan membunuh orang, Hori (43), warga Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, juga pernah menjual anak kandungnya sendiri.

Alhasil, kasus yang menjerat Hori yang salah sasaran membunuh orang, bakal bertambah.

Polres Lumajang menemukan indikasi perdagangan orang setelah polisi menginterogasi istri Hori, L (34).

Indikasi perdagangan orang (human trafficking) itu menimpa pada anak Hori dan L.

Saat bertemu Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, L menuturkan anak lelakinya dijual oleh Hori.

Anak lelakinya dijual saat berusia 10 bulan. Saat ini anak tersebut sudah berusia tujuh tahun.

"Katanya orang-orang dijual. Dijual seharga Rp 500 ribu. Dijual saat masih berada di Medan," kata L kepada Arsal.

Kisah Suami Gadaikan Istrinya pada Teman Rp 250 Juta Selama 1 Tahun, Saat Ditebus Malah Jadi Tragis

L merupakan perempuan asal Sumatera Utara.

Dia bertemu Hori saat bekerja di sebuah perkebunan sawit di Sumatera Utara.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved