Berita Belitung

Pioner Kembangkan Batik, Bella Sepiak Ciptakan Beragam Motif Khas Negeri Laskar Pelangi

Produk batik ini memiliki motif-motif khas flora Belitung, seperti daun simpor, keremunting, dan kantong Semar.

Pioner Kembangkan Batik, Bella Sepiak Ciptakan Beragam Motif Khas Negeri Laskar Pelangi
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Pemilik Batik Sepiak Belitong Bella Kartika Aprilia menunjukkan beragam motif batik Belitung, Selasa (11/6/2019). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sepiak Belitong menjadi pionir mengembangkan beragam motif batik khas negeri laskar pelangi. Memulai usaha batik sejak 2010, Bella Kartika Aprilia yang saat itu menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta mulai mendesain motif daun simpor, motif paling khas dalam batik Belitung.

Saat kembali pun, wanita lulusan farmasi ini kemudian memulai usaha toko batik di depan rumahnya Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk. Tak berpuas hanya dengan motif daun simpor, ia pun terus mengembangkan motif baru. Motif keremunting, tanaman endemik Belitung ini juga dibuat Bella pada 2011.

"Batik Belitung memang banyak berkembang terutama pada 2014 saat wisatawan mulai banyak datang," ujarnya saat ditemui Pos Belitung, Selasa (11/6/2019).

Produk batik miliknya pun memiliki motif-motif khas flora Belitung, seperti daun simpor, keremunting, dan kantong Semar. Ingin melindungi hasil karyanya, ia pun mulai mendaftarkan motif tersebut sebagai hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

Bukannya tanpa tantangan, Bella pun kadang harus merasa kecewa karena motif karyanya diplagiat pihak tertentu. Hal ini pun akhirnya membuat dia lebih bertekad menjaga kualitas produk, branding serta menjaga kekhasan kain batik Sepiak miliknya.

Batik Belitung yang berwarna cerah kini semakin banyak digemari pembeli dan menjadi bisnis yang menjanjikan. Meski banyak kompetitor yang membidangi hal serupa, ibu dua anak ini mengatakan ia tak pernah merasa tersaingi.

"Sampai sekarang mulai banyak bermunculan, karena ada peluang pasar, akan ada orang di kompetitor. Jadi pionir itu karena membuka pasar, ketika pasar sudah terbentuk artinya kami pun siap berkompetisi dan kami justru merasa senang, sehingga kami pun dapat terus berinovasi dengan menciptakan motif baru," tambahnya.

Saat ini, lebih dari 30 motif batik pun dituangkan dalam kain batik. Bahkan ia pun menargetkan agar mampu berkreasi membuat 10 motif setiap bulannya.

Bahkan motif pun tak hanya diciptakan ia dan tim Sepiak, tapi juga memberdayakan karya dari berbagai pihak, semisal anak sekolah, yang diwadahi dalam kompetisi membuat motif yang ditengarai Sepiak Belitong.

Melalui batik yang dikembangkan, Bella pun bersyukur beberapa kali bisa mengikuti pameran di dalam dan luar negeri membawa nama Belitung. Memamerkan motif dari kekayaan khasanah budaya Belitung, ia pun turut mempromosikan sambil menjaga budaya negeri laskar pelangi.

(Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved