Berita Pangkalpinang

Pulang Kerja, Susi Tak Menyangka Suami Sudah Tiada Akibat Kecelakaan

Air mata iringi isak tangis Susi saat pulang ke rumah, melihat sang suami terkujur kaku usai alami kecelakaan di ruas jalan raya Desa Airgegas

Pulang Kerja, Susi Tak Menyangka Suami Sudah Tiada Akibat Kecelakaan
Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy
Yansa, adik almarhum Roza Pratista saat ditemui di rumah duka di gang Angsa Putih, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Jumat (14/6/2019). 

Tetangga yang berkumpul di rumahnya mendoakan sang suami Almarhum Roza Pratista.

Jenazah almarhum sudah dikebumikan seusai Shalat Ashar di Tempat Pemakaman Umum Gabek, kemarin.

"Tadi sudah dikebumikan, setelah ngobrol sama keluarga akhirnya keputusan langsung saja. Karena kasian almarhum terdapat luka dan hari ini juga hari Jumat, jadi lebih baik langsung jika masih ada waktu," kata Yansa.

Polisi Dalami Penyebab Laka Maut di Airgegas, Diduga Sopir Mengantuk

Roza Pratista baru pulang mudik dari Lampung, bersama Istri dan anaknya pada Selasa 11 Juni 2019. Namun selang dua hari, Susi harus merelakan kepergian sang suami selamanya.

Roza merupakan satu dari dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal mobil di ruas jalan raya Desa Airgegas, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (14/6/2019) pagi.

Korban tewas yakni, sopir mobil box Colt Diesel Mitsubishi warna kuning BN 8040 QT bernama Mat Zein warga Jalan Pinang Mas Lintas Timur, Selindung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang.

Korban tewas lainnya adalah kernet bernama Roza Pratista, warga Gang Angsa Putih, Gabek, Kecamatan, Gabek, Pangkalpinang.

"Kedua korban merupakan warga Gabek Pangkalpinang. Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke masing-masing ke rumah duka. Sementara barang bukti mobil yang mereka tumpangi dibawa ke Mapolres guna penyidikan lebih lanjut," jelas Kabag Ops Polres Bangka Selatan, Kompol Rusnoto kepada bangkapos.com. 

Dua Warga Gabek Pangkalpinang Jadi Korban Laka Maut di Jalan Raya Airgegas

Polisi belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan tunggal di jalan raya Desa Airgegas, yang menewaskan pengemudi serta kernet mobil pagi tadi.

Namun dugaan sementara pengemudi mengendarai kendaraan dalam kondisi mengantuk. Ditambah keadaan jalan menikung, sedangkan posisi kendaraan membanting ke arah kiri hingga keluar aspal.

"Untuk penyebab pastinya masih didalami penyidik sat lantas. Akan tetap dugaan sementara sopir mengantuk. Untuk itu kami imbau bagi pengemudi yang menempuh perjalanan jauh lebih mempersiapkan diri. Kalau capek istirahat dulu," kata Rusnoto.

(Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy/Anthoni)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved