Berita Pangkalpinang

Komsos Pangkalpinang Ajak Pemuda Pemudi Belajar Praktik Menulis dan Memotret

Beberapa materi yang diberikan Fenny mengenai prinsip sinematografi seperti mengambil angle, komposisi foto dan editing.

Komsos Pangkalpinang Ajak Pemuda Pemudi Belajar Praktik Menulis dan Memotret
(Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti)
Peserta Workshop menulis kreatif, fotografi dan audio visual di Gedung Mario John Boen Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM -- "Kalau mau jadi fotografer, mental harus ada untuk berdiri di tengah keramaian dan sebelumnya sudah harus tau foto apa yang mau dihasilkan.." tegas Fenny Wakil Ketua Komsos Keuskupan Pangkalpinang sekaligus pemateri workshop kelas Fotografi dan Audio Visual.

Puluhan peserta muda mudi Katolik mengikuti kelas Fotografi dan Audio Visual, Minggu (16/6) di Gedung Mario John Boen Katedral Santo Yosef Pangkalpinang. Tak ketinggalan para peserta ini juga melakukan praktik memotret menggunakan kamera DSLR dan smartphone.

Beberapa materi yang diberikan Fenny mengenai prinsip sinematografi seperti mengambil angle, komposisi foto dan editing.

"Harapannya karena memang lebih banyak yang pake handphone, paling tidak mereka mengerti kaidah sinematografi. Minimal tidak melakukan kesalahan fatal seperti mengambil gambar tidak boleh jumping (lompat-lompat) yang bikin orang yang lihat hasilnya jadi gak mengerti," ujar Fenny seorang pegiat media lokal di Babel.

Banyak peserta yang berminat di kelas fotografi dan audio visual, salah satunya pemuda Katolik dari Paroki Bernadet, Leonardo Antonius (20) mengungkapkan lebih tertarik memotret atau merekam video karena merasa bisa menceritakan situasi yang terjadi.

"Kami masih buta soal teknik foto dan video. Tapi dari pertemuan ini kami jadi tau angle dan komposisi fokus balance cahaya," ujar mahasiswa semester empat STMIK Atma Luhur Pangkalpinang ini.

Berbeda dengan Leonardo, Noel Damanik (16) Kelas X Seminari John Boen lebih memilih kelas menulis kreatif dan menikmati praktek menulis berita.

"Saya suka menulis dan membaca. Karena membaca kita bisa mendapatkan pengetahuan banyak dan tau dunia luar. Suka menulis karena saya bisa mengeluarkan dan menunjukkan ide-ide saya," tutur Noel yang mengaku kerap membaca Novel dan Kompas.

Memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-53, Komsos Keuskupan Pangkalpinang mengadakan workshop Literasi Media yang diikuti 70 peserta kaum muda Katolik dari Paroki Pangkalpinang, Paroki Sungailiat, Paroki Bernadet dan Batu Rusa.

Ketua Komsos Keuskupan Pangkalpinang, Romo Stefanus Kelen Pr menjelaskan Paus Fransiskus memperhatikan penggunaan media sosial yang begitu masif. Berkaitan dengan hal itu, Hari Komunikasi Sosial Sedunia tahun ini mengusung tema "Kita adalah Sesama Anggota: Berawal dari Jejaring Sosial Menuju Komunitas Insani".

"Era digital ini, kita lah konstruktor (pembuat). Bukan copy paste, tak memastikan benar atau tidak sebuah gambar atau foto. Pada pertemuan ini kami ingin kita semua menjadi pembuat konten di media sosial dan pejuang berita benar," jelas Ketua Komsos Keuskupan Pangkalpinang, Romo Stefanus Kelen Pr.

(Bangka Pos/ Ardhina Trisila Sakti)

Penulis: Ardhina TS (O1)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved