Berita Pangkalpinang

16 Sampel Warga Pangkalarang Dipastikan Idap Scabies, Sisanya Masih Diuji Dinas Kesehatan

Dinas Kesehatan telah mendapatkan separuh hasil dari uji sampel yang diambil pada Minggu (16/6/2019) kemarin.

16 Sampel Warga Pangkalarang Dipastikan Idap Scabies, Sisanya Masih Diuji Dinas Kesehatan
Bangka Pos/Irakurniati
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto 

BANGKAPOS.COM - Dinas Kesehatan Pangkalpinang telah mengambil sampel 30 warga Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam yang mengalami keluhan gatal-gatal diduga berasal dari hama ulat bulu.

Meski belum bisa menyimpulkan secara pasti penyebab terjadinya gatal-gatal, namun Dinas Kesehatan telah mendapatkan separuh hasil dari uji sampel yang diambil pada Minggu (16/6/2019) kemarin.

Plt. Kepala dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto, mengatakan dari 30 sampel yang diuji 16 diantaranya diperoleh hasil mengidap Scabies. Sedangkan 14 lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dan akan diketahui tiga hari kedepan. Namun dicurigai penyebabnya dari hama ulat bulu yang diketahui sudah sekitar dua bulan lalu keluhan ini dialami warga.

Suriyanto menuturkan, scabies merupakan keluhan gatal-gatal karena dipengaruhi gaya hidup maupun lingkungan. Dia mencontoh, misalnya seseorang tidak mengganti sprei atau menggunakan handuk yang masih lembab, hal tersebut memudahkan penyakit ini masuk.

"Bisa saja scabies karena pola hidupnya, kebersihannya, dan lingkungan setempat yang kurang bersih. Yang harus dilakukan, jaga kebersihan. Kalau obat sudah kami berikan kepada warga yang terdampak," ujarnya, Senin (17/6/2019).

Hingga hari ini posko kesehatan masih dibuka. Sementara warga yang berobat dan melaporkan keluhan kian sedikit, pihaknya telah memberikan obat dan salep yang membantu meringankan keluhan gatal-gatal.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved