Berita Bangka Tengah

Bukan Lagi Rontok, Petani Keluhkan Pohon Lada Rusak Akibat Hujan dan Angin

Keluhan Petani Lada saat ini bukan lagi terkait kerontokan, namun membesar hingga rusaknya batang dan tangkai pohon lada sehingga sebabkan Lada menjad

Bukan Lagi Rontok, Petani Keluhkan Pohon Lada Rusak Akibat Hujan dan Angin
(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)
Desta, Seorang Petani Lada yang Sedang Mengikat Kembali Pohon Lada Miliknya 

BANGKAPOS.COM - Keluhan Petani Lada saat ini bukan lagi terkait kerontokan, namun membesar hingga rusaknya batang dan tangkai pohon lada sehingga sebabkan lada menjadi rusak dan rontok.

Desta, seorang petani Lada yang tinggal di Kelurahan Arung Dalam Koba ketika dihubungi menyebutkan kekhawatiran terhadap kebun lada miliknya menjadi lebih besar karena bukan lagi kerontokan yang dirasakan namun kerusakan pada bagian batang pohon hingga menyebabkan kepatahan.

Ketika dikonfirmasi terkait dengan penyebabnya, Desta meyakini jika perubahan cuaca yang kerap berubah dengan cepat serta besarnya frekuensi hujan ketika malam hari.

"Bukan hanya itu, angin kencang juga menjadi penyebab patahnya kayu penyanggah (batang junjung) pohon Lada sehingga ketika junjung patah, pohon Sahang juga ikutan patah atau rusak," ujar Desta kepada Bangkapos.com pada Senin, (17/6/2019)

Dirinya menyebutkan kondisi yang dirasakannya (hujan malam dan angin) telah terjadi sejak beberapa minggu terakhir sehingga dirinya kerap juga menjaga kebun miliknya untuk memantau secara langsung.

Terkait dengan upaya untuk mengatasi kerontokan dan patah, Desta menyebutkan berupaya untuk melakukan pengapuran serta penguatan pada junjung agar Lada tidak menjadi patah dan mengurangi dampak hujan malam hari.

Namun terhadap bagian pohon yang patah, dirinya menyebutkan akan memotong bagian yang patah agar tidak mengganggu kesehatan pohon.

Ketika ditanya terkait dengan penyakit pada pohon, Desta menyebutkan belum dapat memastikan apakah ada penyakit yang mengganggu perkebunan sahang miliknya sehingga bisa rontok.

"Kalau untuk penyakit saya kurang tahu, tetapi berdasarkan pengalaman saya, ini terjadi akibat hujan di malam hari," pungkasnya.

(Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved