Diduga Jadi Penyebab Gatal-gatal, Dinkes Bersama Warga Pangkalarang Bakar Tempat Bersarang Ulat Bulu

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto, mengatakan, sekitar satu minggu warga RT 5, 6, 7 ,dan 8 Pangkalarang, Kelurahan Ketapang

Diduga Jadi Penyebab Gatal-gatal, Dinkes Bersama Warga Pangkalarang Bakar Tempat Bersarang Ulat Bulu
Bangka Pos/Irakurniati
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto, mengatakan, sekitar satu minggu warga RT 5, 6, 7 ,dan 8 Pangkalarang, Kelurahan Ketapang 

Diduga Jadi Penyebab Gatal-gatal, Dinkes Bersama Warga Pangkalarang Bakar Tempat Bersarang Ulat Bulu

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto, mengatakan sekitar satu minggu warga RT 5, 6, 7 ,dan 8 Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam melaporkan alami keluhan gatal-gatal.

Warga menduga hal tersebut disebabkan karena hama ulat bulu yang pernah muncul di pemukiman.

Diketahui memang ulat bulu banyak ditemukan di hutan bakau yang berada tidak jauh dari pemukiman tersebut.

Mengatasi hal ini, Dinas Kesehatan Pangkalpinang bersama warga melakukan gotong royong membersihkan hama ulat bulu dengan cara membakar pohon yang menjadi sarang ulat bulu tersebut.

Sebelumnya dari Dinas pertanian dan pangan Kota Pangkalpinang telah melakukan penyemprotan namun dirasa belum optimal mengurangi hama ulat bulu sehingga dilakukan pembakaran.

"Kami sudah gotong royong kemarin sama warga juga membakar pohon yang merupakan tempat sarangnya ulat bulu ini," kata Suriyanto, Senin (17/6/2019).

Dia mengatakan, dengan upaya membakar tempat bersarangnya ulat bulu ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan gatal-gatal warga sekitar. Sementara untuk penanganan sudah diberikan pengobatan. Tim medis juga telah mengambil uji sampel 30 warga yang terdampak.

Suriyanto menambah, lusa akan kembali mendatangi warga sekitar untuk memberikan sosialisasi mengenai kesehatan kepada warga sekitar.

Diketahui dari 30 sampel warga yang diambil, 16 diantaranya mengidap scabies, gatal-gatal yang disebabkan oleh gaya hidup dan lingkungan.

Lingkungan yang kurang bersih dapat mempengaruhi, juga mengenai pola hiduo warga yang tidak menjaga kesehatan dan kebersihan dapat menyebabkan mudahnya terserang scabies.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved