Tahun ini 22 Rumah Makan akan Disertifikasi

Tahun 2019 tercatat sebanyak 75 produk Usaha Kecil Mikro (UKM) di Kabupaten Bangka Selatan telah mengantongi sertifikasi halal

Tahun ini 22 Rumah Makan akan Disertifikasi
Pos Belitung/Adelina Nurmalitasari
Direktur LPPOM bersama Koordinator LPPOM Belitung saat menyerahkan sertifikasi halal kepada salah satu pelaku usaha di Belitung pada Senin (19/3/2018). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tahun 2019 tercatat sebanyak 75 produk Usaha Kecil Mikro (UKM) di Kabupaten Bangka Selatan telah mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pangkalpinang. Khususnya pelaku UKM di kota Toboali, Bangka Selatan.

Kabid UKM Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan UMKM (DTKTKUKM) Basel, Caroline menyebut, jumlah pelaku UKM yang mengantongi sertifikasi masih terbilang banyak.

Kendati, biaya sertifikasi halal terbilang mahal. Sementara anggaran yang tersedia sangat minim.

Keterlaluan, Dinasehati Anak Malah Tikam Bapak Kandung

Namun tahun ini, pihak DTKTKUKM menyediakan anggaran pembuatan sertifikasi untuk 50 pelaku UKM. anggaran tersebut bersumber dari APBD

"Baru ada 10 rumah makan yang baru memiliki sertifikasi halal. Tahun ini ada 22 rumah makan yang akan kita sertifikasi. 21 di kota Toboali dan 1 di desa Payung," ujar Caroline, Senin (17/6/2019).

Lebih lanjut dikatakan Carolone, Tahun ini pihaknya lebih menekankan serifikasi terhadap untuk rumah makan. Sebab dalam waktu dekat akan berlangsung event Toboali City On Fire (TCOF)

"Di event TCOF nanti banyak tamu dari luar daerah. Jadi Kalau rumah makan belum tersertifiksai halal nanti minat pengunjung justru berkurang," bebernya.

(BANGKAPOS.COM / ANTHONI RAMLI)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved