Berita Pangkalpinang

Dinas Dukcapil Pangkalpinang Diingatkan Soal Penggunaan Teknologi Update

Ada catatan yang diberikan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh

Dinas Dukcapil Pangkalpinang Diingatkan Soal Penggunaan Teknologi Update
Bangka Pos/Ira Kurniati
Dirjen Dukcapil Kemendagri Republik Indonesia, Zudan Arif, meninjau pelayanan di kantor Dukcapil Pangkalpinang, disambut oleh Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian, Asisten I Setdako, Suparyono, dan rombongan lainnya, Selasa (18/6/2019) 

BANGKAPOS.COM -- Ada catatan yang diberikan Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh saat mengunjungi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pangkalpinang, Selasa (18/6/2019) sore.

Zudan melihat pelayanan yang diberikan kepada masyarakat sudah cukup baik, termasuk penerapan pelayanan menggunakan digital. Hanya saja yang menjadi catatan yakni peralatan teknologi harus diperbaharui, seperti alat perekaman dan komputer untuk tanda tangan digital.

"Namanya teknologi harus diupdate terus. Kami mengalokasikan dana tahun ini sekitar Rp 900 juta untuk tiap daerah kabupaten maupun kota. Memang ini dirasa belum cukup, hami harap tahun depan bisa meningkat sehingga dapat membantu yang ada di daerah," ujar Zudan usai meninjau pelayanan di Dukcapil Pangkalpinang.

Selain peralatan yang harus diperbaharui, dia menyebut, perlunya kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menunjang pelayanan administrasi kependudukan agar semakin baik, termasuk bidang IT (teknologi). Zudan mengatakan, minimal Dukcapil memiliki panduan dari orang-orang yang berkompeten dibidang IT, administrasi kependudukan, bidang pemerintahan dan keuangan.

Sementara, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian mengatakan sejak 2011 hingga saat ini masih mengandalkan peralatan rekam dari bantuan pusat. Baik itu pemerintah provinsi maupun kota belum ada dalam hal pemberian alat rekam administrasi. Sopian mengatakan, hal ini disebabkan karena kurangnya koordinasi dari OPD untuk menyampaikan road map baik itu mengenai SDM, peralatan maupun sarana prasarana.

"Kita akan memacu kembali kepala OPD khususnya dukcapil untuk bikin road map kedepan. Ini tentu perencanaan OPD yang kita tunggu, komunikasi yang baik dengan kepala daerah," pungkas Sopian.

Dia mengatakan, anggaran yang dimiliki pemerintah tentunya terbatas sehingga dihatapkan kepala OPD di lingkup pemerintah kota Pangkalpinang proaktif menyampaikan program nasional yang menjadi urusan wajib pemerintah.

"Kepala OPD diminta lebih intensif. Road map disampaikan, jangan sampai menunggu, kami tidak tahu. Jangan sampai ada masalah diam tidam disampaikan. Mudah-mudahan kedepan dapat kita selesaikan bersama," harapnya.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved