Sekolah Tidak Boleh Memungut Biaya Les Tambahan Ke Siswa

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, menegaskan, sekolah tidak boleh memungut biaya les tambahan

Sekolah Tidak Boleh Memungut Biaya Les Tambahan Ke Siswa
bangka pos/ira kurniati
Kasi peserta didik dan pembinaan karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Suwardi 

Sekolah Tidak Boleh Memungut Biaya Les Tambahan Ke Siswa

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, menegaskan, sekolah tidak boleh memungut biaya les tambahan atau penambahan materi di luar jam belajar kepada siswa.

Kasi peserta didik dan pembinaan karakter Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Suwardi, mengatakan, les tambahan diluar jam pelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi ujian. Biasanya teruntuk kelas 6 SD dan 9 SMP mengikuti USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional).

Menurut Suwardi, apabila materi sudah diberikan dan diselesaikan pada saat jam ditetapkan, itu saja sudah cukup tanpa les tambahan. Siswa dan guru harus melaksanakan betul sesuai alokasi waktu yang ditetapkan sehingga kalau materi sudah disampaikan tidak perlu diberikan tambahan materi diluar jam pelajaran.

"Sebenarnya tidak perlu kalau sudah dipelajari dan disampaikan materi nya saat waktu yang ditetapkan. Terkecuali ada yang belum memahami, itu bisa diberikan. Tentunya tambahan pelajaran ini tidak dipungut biaya, bedakan kalau sumbangan dari orangtua murid. Yang tidak bileh itu memungut biaya," kata Suwardi kepada bangkapos.com, Selasa (18/6/2019).

Dia mengatakan, sekolah yang diketahui memungut biaya les tambahan, pihaknya akan memberikan peringatan dan teguran. Suwardi menegaskan, pihaknya tidak memperbolehkan sekolah meminta pungutan tersebut, baik itu di SD maupun SMP yang melakukan les tambahan.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved