Buaya Serang Manusia, Kadishut : Kalau Yang Dimakannya Para Penambang Yang Merusak Tidak Masalah

Kepala Dinas Kehutanan mengimbau masyarakat agar tidak menambang di daerah aliran sungai (DAS), yang menyebabkan ekosistem mahluk hidup yang tinggal

Buaya Serang Manusia, Kadishut : Kalau Yang Dimakannya Para Penambang Yang Merusak Tidak Masalah
dok bangka pos
Kepala Dinas Kehutanan Babel, Marwan. 

Masyarakat Jadi Korban Buaya, Kadishut : Kalau Yang Dimakannya Para Penambang Yang Merusak Tidak Masalah

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kehutanan mengimbau masyarakat agar tidak menambang di daerah aliran sungai (DAS), yang menyebabkan ekosistem mahluk hidup yang tinggal disana terganggu.

Terutama buaya, yang menurutnya sudah semakin sering berkonflik dengan manusia, dikarenakan ekosistem tempat mereka tinggal rusak dikarenakan pertambangan, sehingga buaya terpaksan mencari tempat tinggal lain yang berada dekat dengan pemukiman warga.

"Habitat mereka sudah terganggu dengan para penambang ini," ujar Marwan, Rabu (19/6/2019) diruang kerjanya.

Ia memberikan contoh seperti di daerah Batu Rusa, dan Perimping yang notabene DAS dan sudah mulai rusak dikarenakan penambangan ilegal.

Marwan tegas mengatakan jika konflik yang belakangan sering terjadi antara manusia dan buaya ini dikarenakan, ulah manusia yang sudah tidak lagi bersahabat dengan alam, sehingga alam pun tak lagi ramah terhadap manusia.

"Banyak lah orang yang sekarang ini dimakan buaya, kalau yang dimakannya para penambang yang merusak tidak masalah. Ini kan yang jadi korban masyarakat yang tidak bersalah," pungkas Marwan.

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved