Ini Penyebab Hutan di Babel Banyak Rusak Kata Dishut, Benarkah Banyak Cukong?

Kepala Dinas Kehutanan, Marwan mengatakan jika para cukong dan orang yang berkepentingan dalam penambangan ilegal di hutan Bangka Belitung

Ini Penyebab Hutan di Babel Banyak Rusak Kata Dishut, Benarkah Banyak Cukong?
dok bangka pos
Marwan. Ini Penyebab Hutan di Babel Banyak Rusak Kata Dishut, Benarkah Banyak Cukong? 

Ini Penyebab Hutan di Babel Banyak Rusak Kata Dishut, Benarkah Banyak Cukong?

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Bangka Belitung (Babel), Marwan mengatakan jika para cukong dan orang yang berkepentingan dalam penambangan ilegal di hutan Babel selalu menjadikan urusan perut masyarakat menjadi tameng mereka.

"Di depannya masyarakat, alasannya urusan perut. Namun di belakang banyak membiayai, banyak cukongnya," ujar Marwan, Rabu (19/6) kepada Bangka Pos.

Hal inilah yang menjadikan hutan di Babel banyak yang rusak, bahkan ia mengatakan jika masyarakat yang menambang pun banyak yang berasal dari luar Babel.

Sehingga ia mengimbau kepada siapa pun yang berkepentingan, dan yang memiliki kekuatan untuk membekingi tambang ilegal disana untuk menggunakan hati nurani, karena menurutnya hutan lindung itu buka berarti manusia yang melindungi hutan, tapi hutan lah yang melindungi manusia.

Dinas kehutanan tidak melarang masyarakat untuk menambang, namun harus dengan cara yang legal, dengan menjadi mitra PT Timah misalnya. (Bangkapos/Muhammad Rizki/R1)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved