KPK Dapat Laporan Eksploitasi Kawasan hutan di Babel, Kadishut Mengaku Kewalahan Lindungi Hutan

Terkait statement dari Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang bahwa KPK sudah mendapatkan laporan jika

KPK Dapat Laporan Eksploitasi Kawasan hutan di Babel, Kadishut Mengaku Kewalahan Lindungi Hutan
dok bangka pos
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Marwan 

KPK Dapat Laporan Eksploitasi Kawasan hutan di Babel, Kadishut Mengaku Kewalahan Lindungi Hutan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terkait statement dari Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang bahwa KPK sudah mendapatkan laporan jika sudah terjadi praktik eksploitasi kawasan hutan di Bangka Belitung (Babel) dan negara tidak mendapatkan apa-apa dalam hal itu.

Sehingga KPK memberikan sorotan lebih kepada perhutanan di Babel. Menanggapi pernyataan dari KPK tersebut, Kepala Dinas Kehutanan (Kadishut) Babel, Marwan menyatakan jika ia berterima kasih kepada pihak KPK karena sudah mengingatkan tentang hal tersebut.

Marwan tidak menampik jika kawasan perhutanan di Babel sudah banyak sekali mengalami kerugian, dikarenakan aktivitas ilegal di hutan tersebut, bahkan sudah jadi konsumsi publik jika hutan lindung di Babel sudah babak belur dihajar oleh aktitas penambangan ilegal disana.

Buka tanpa usaha, ia mengaku jika pihak Dinas Kehutanan sudah sering melakukan penertiban, namun sampai saat ini para cukong dan penambang masih ada yang beraktifitas di kawasan perhutanan.

"Karena kami dari Dinas Kehutanan juga sudah kewalahan melindungi kawasan hutan kami," ujar Marwan, Rabu (19/6) saat ditemui Bangka Pos di ruang kerjanya.

Sehingga dengan hadirnya sorotan dari KPK, Marwan berharap siapa pun yang berkepentingan dalam perusakan hutan tersebut bisa segera ditertibkan, dan pihak Dinas Kehutanan akan mendukung penuh langkah yang diambil oleh KPK. (Bangkapos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved