Pemerintah Hong Kong Tutup Situs Porno Gara-gara Demo Jutaan Warganya, Alasannya Karena Ini

Pemerintah Hong Kong disebut akan mengeluarkan rancangan UU Ektradisi yang dianggap sangat kontroversial.

Pemerintah Hong Kong Tutup Situs Porno Gara-gara Demo Jutaan Warganya, Alasannya Karena Ini
Twitter/Ali Ghorbani @AliGStudios
Ilustrasi. Sunrise di Kota Hongkong 

BANGKAPOS.COM - Hong Kong kini sedang tidak dapat beroperasi total.

Hal ini dikarenakan masyarakat Hong Kong berbondong-bondong menghentikan aktfitasnya untuk berdemo menuntut

penundaan pembahasan aturan baru.

Pemerintah Hong Kong disebut akan mengeluarkan rancangan UU Ektradisi yang dianggap sangat kontroversial.

Dikutip dari BBC, rancangan UU Ekstradisi tersebut dianggap menimbulkan keraguan, kesalahpahaman dan perpecahan di

masyarakat.

UU Ekstradisi sendiri akan mengekstradisi penjahat jika mendapat permintaan dari otoritas China daratan, Macau, maupun

Taiwan didasarkan kasus.

Gol Coutinho Tidak Sah, Brasil Ditahan Imbang Venezela di Penyisihan Grup A Copa America 2019

Istri Tidur, Suami Malah Nekat Meraba-raba Anak Tetangga di Dapur, Modusnya Pura-pura Minta Tolong

Pemerintah menganggap peraturan ini akan membuat Hong Kong tidak lagi menjadi tempat persembunyian kriminal.

Namun para aktivis menyebut rancangan UU tersebut akan disalahgunakan.

Halaman
1234
Editor: Alza Munzi
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved