Berita Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang akan Musnahkan Hama Ulat Bulu di Pangkalarang

Setelah dilaporkan sekitar seminggu lalu, keluhan gatal-gatal masih saja terdengar dari warga yang terdampak.

Pemerintah Kota Pangkalpinang akan Musnahkan Hama Ulat Bulu di Pangkalarang
Dokumen Bangka Pos
Ulat bulu yang menyerang warga Pangkalarang Kecamatan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang 

BANGKAPOS.COM - Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Kota Pangkalpinang untuk menangani permasalahan gatal-gatal yang dialami warga Pangkalarang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Pangkalbalam, yang diduga warga berasal dari hama ulat bulu.

Seperti menyemprot hutan bakau yang merupakan lokasi bersarangnya ulat bulu. Selain itu, menangani permasalahan kesehatan masyarakat, telah diambil sampel darah untuk mengetahui penyakit yang diidap.

Namun, setelah dilaporkan sekitar seminggu lalu, keluhan ini masih saja terdengar dari warga yang terdampak. Mereka menginginkan agar hama ulat bulu dimusnahkan kemudian memberikan solusi kesehatan kepada warga.

Plt. Kepala dinas kesehatan Pangkalpinang, Suriyanto mengatakan setelah hasil rapat bersama dinas terkait dan Sekda Pangkalpinang akan dilakukan pemusnahan hama ulat bulu dengan dilakukan penyemprotan.

Suriyanto mengatakan jika dibakar kembali habitat di hutan bakau tersebut dapat terganggu dan merusak ekosistem di sana. Pemerintah Kota akan melakukan penyemprotan kembali ke lokasi dengan menunggu pasang surut air, pasalnya ketika surut medan yang dilalui cukup berat. Petugas harus berjalan dipermukaan yang lumpur mencapai sedengkul orang dewasa.

"Masyarakat ingin ulat bulu dibasmi. Tadi kami sudah rapat dan hasilnya akan dimusnahkan dengan penyemprotan. Penyemprotan di pohon bakau dan tidak dibakar agar pohon tidak mati," ujar Suriyanto, Rabu (19/6/2019).

Selain itu, pemerintah juga masih menunggu hasil pengecekan kandungan air yang dilakukan dinas lingkungan hidup baru-baru ini. Kemungkinan hasil tersebut baru diketahui sekitar dua sampai tiga hari kedepan.

(Bangka Pos/Ira Kurniati)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved