Perempuan Pakistan Dijual ke China, Disiksa dan Dipaksa Layani Sejumlah Pria

Awalnya meski dalam keputusasaan yang dalam, Natasha Masih tak bisa mengungkapkan apapun, saat menelepon sang ibu kandungnya di Pakistan

Perempuan Pakistan Dijual ke China, Disiksa dan Dipaksa Layani Sejumlah Pria
Surya
Ilustrasi. Perempuan Pakistan Dijual ke China, Disiksa dan Dipaksa Layani Sejumlah Pria 

"Para gadis itu mengaku disiksa (bahasa halus dari perkosaan dan prostitusi paksa). Mereka takut pada keluarga dan rasa jijik terhadap mereka. Ini perdagangan manusia," ujar seorang personel penegak hukum kepada Associated Press.

Bukti perdagangan manusia

"China membantah semua ini tetapi kami menunjukkan bukti," kata Saleem Iqbal, aktivis minoritas Kristen Pakistan yang membantu memulangkan para gadis itu.

Dia juga mengumpulkan berbagai bukti perdagangan manusia untuk diberikan kepada kepolisian.

Associated Press berhasil mewawancarai seorang gadis Pakistan yang masih berada di China.

Dia bernama Arooj.

Dia mengatakan, sang suami selalu memukulinya dan selalu pulang ke rumah dalam keadaan mabuk bersama beberapa temannya.

Selanjutnya, ujar Arooj, pria itu memaksa dia untuk melakukan hubungan seks dengan teman-temannya.

Seperti banyak gadis lain, Arooj merasa tak yakin dia berada di China.

Sesampainya di Beijing mereka biasanya dibawa kembali ke tempat lain di negeri itu.

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved