Berita Pangkalpinang

Pusat Pengandalian Mutu Badan Karantina Ikan Beberkan Keuntungan Jika UPI Babel Kantungi Grade A

Ikan yang diekspor memiliki kelas ekonimi yang bagus, dan ekspor UPI Babel yang masih menjadi primadona

Pusat Pengandalian Mutu Badan Karantina Ikan Beberkan Keuntungan Jika UPI Babel Kantungi Grade A
Dokumen Bangka Pos
Widodo Sumiyanto, Kepala Pusat Pengandalian Mutu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM). 

BANGKAPOS.COM - Kepala Pusat Pengandalian Mutu Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Widodo Sumiyanto menjelaskan keuntungan jika Unit Pengolahan Ikan (UPI) di Babel bisa mencapai grade A.

Hal ini disampaikannya di kantor BKIPM Babel, pada saat kegiatan Supervisi Penerapan Program Manajemen Mutu Terpadu (PMMT) di kantor BKIPM Babel.

Ia menjelaskan jika UPI yang sudah memiliki grade A bisa mengekspor ikan ke seluruh dunia, grade B hampir bisa keseluruh dunia tetapi minus negara Uni Eropa dan Rusia, sedangkan grade C diizinkan untuk melakukan ekspor ke negara-negara yang belum ada kesetaraan jaminan mutu.

"Nah di Babel sudah ada dua UPI yang sudah bisa ekpor ke Vietnam dan Cina, yang itu memerlukan jaminan dari pemerintah," ujar Widodo, Rabu (19/6) kepadabangkapos.com 

Perkembangan ekspor ikan di Babel dari tahun 2017 ke 2018 mengalami peningkatan dari segi jumlah, dan dari segi nilai yang lonjakannya sangat tinggi.

Hal ini mengindikasikan bahwa ikan yang diekspor memiliki kelas ekonimi yang bagus, dan ekspor UPI Babel yang masih menjadi primadona adalah cumi-cumi, udang, ikan pari, ikan ekor kuning, dan ikan tenggiri.

Widodo juga mengatakan jika info yang ia terima dari pembeli jika cumi-cumi yang diekspor dari Babel memiliki cita rasa yang khas, yang tidak dimiliki negara lain.

"Lebih manis dibandingan dengan cumi-cumi yang lain, mungkin karena perairannya yang cocok dengan cumi-cumi dan jenisnya memang khusus," pungkas Widodo.

Dengan diadakannya evaluasi ini, Widodo mengatakan jika pihaknya terus mencoba untuk memberikan semangat untuk meningkatkan penerapan jaminan mutu.

Dan hal itu bisa dilakukan apabila para UPI memiliki keinginan untuk bisa memasarkan produknya ke negara yang memiliki persyaratan mutu yang tinggi.

(Bangka Pos/Muhammad Rizki)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved