Enam Kilogram Sabu Diblender, Molen : Kalau Tidak Digagalkan Bagaimana Nasib Anak Cucu Kita

Badan Narkotika Nasional Kota Pangkalpinang memusnahkan enam kilogram narkotika jenis sabu dengan cara diblender, Kamis (20/6/2019)

Enam Kilogram Sabu Diblender, Molen : Kalau Tidak Digagalkan Bagaimana Nasib Anak Cucu Kita
Bangkapos/irakurniati
Badan Narkotika Nasional Kota Pangkalpinang memusnahkan enam kilogram narkotika jenis sabu dengan cara diblender, Kamis (20/6/2019) di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang. 

Enam Kilogram Sabu Diblender, Molen : Kalau Tidak Digagalkan Bagaimana Nasib Anak Cucu Kita

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Badan Narkotika Nasional Kota Pangkalpinang memusnahkan enam kilogram narkotika jenis sabu dengan cara diblender, Kamis (20/6/2019) di halaman kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Sabu yang dimusnahkan ini merupakan hasil tangkapan tim gabungan pada 31 Mei lalu, dengan tiga orang tersangka yang diamankan.

Kepala BNNK Pangkalpinang, AKBP Ichlas Gunawan, mengatakan, sabu didapatkan tim gabungan dari tiga tersangka di pelabuhan Muntok dan barang haram tersebut berasal dari Provinsi Kepulauan Riau.

Sedangkan ketiga tersangka merupakan warga yang berasal dari Provinsi Aceh.

Tangkapan ini menurut Ichlas bukan sebuah prestasi, tetapi permasalahan maraknya peredaran narkotika hingga saat ini.

Dia mengatakan, dengan berhasil menggagalkan peredaran enam kilogram sabu, setidaknya telah menyelamatkan sekitar 30 ribu jiwa.

"Tentu nya ini bukan prestasi. Ini permasalahan. Dengan jumlah tersebut ada 30 ribu masyarakat yang bisa terkena. Mari kita lindungi generasi milenial kita. Narkoba harus diperangi," ujar Ichlas.

Dia menegaskan, perang terhadap narkoba tidak hanya dilakukan oleh satu instansi saja, tetapi menyeluruh dan oleh segenap lapisan masyarakat harus saling mendukung.

Sementara, Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, mengapresiasi BNN Pangkalinang bersama tim gabungan yang berhasil menggagalkan peredaran narkotika ke kota beribu senyuman ini.

Dia mengatakan, siap memerangi dan turut membantu BNN dalam memberantas bandar narkoba serta mencegah meluasnya peredaran barang haram ini untuk generasi muda.

"Kita terima kasih kepada BNN, kalau tidak digagalkan, bagaimana nasib anak cucu kita, kita tidak tahu di luar sana bahaya narkoba mengancam mereka," ungkap Maulan.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Evan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved