Bocah 11 Tahun Ikut Terbakar Bersama Ibunya di Pabrik Korek Api

Raut wajah Sofyan (37) tampak kaku penuh dengan kesedihan. Sesekali ia coba menunduk untuk menahan agar air matanya tidak jatuh.

Bocah 11 Tahun Ikut Terbakar Bersama Ibunya di Pabrik Korek Api
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Sofyan saat menunjukkan foto istrinya Yuli Fitriani (36) dan buah hatinya Siva Oktaviana (11), ditemukan tewas terpanggang dalam kebakaran di Pabrik Mancis, Jumat (21/6/2019). 

BANGKAPOS.COM--Raut wajah Sofyan (37) tampak kaku penuh dengan kesedihan. Sesekali ia coba menunduk untuk menahan agar air matanya tidak jatuh.

Sofyan mengetahui istrinya Yuli Fitriani (36) dan buah hatinya Siva Oktaviana (11), ditemukan tewas terpanggang dalam kebakaran.

Kebakaran terjadi di pabrik korek gas di Desa Sambi Rejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (21/6/2019 sekitar pukul 12.00 WIB.

Pascaperistiwa itu, Sofyan coba mendatangi RS Bhayangkara Medan, untuk mencari tahu jenazah istrinya dari puluhan jenazah yang dibawa.

"Sewaktu kejadian saya baru pulang dari rumah saudara yang ada di dekat lokasi. Saya balik mau istirahat sejenak," kata Sofyan di RS Bhayangkara Medan, Jumat (21/6/2019).

30 Orang Tewas Akibat Pabrik Mancis Terbakar, Pabrik Selalu Dikunci saat Pekerja Merakit

Kapolda Tetapkan Pemilik Pabrik Mancis Tersangka, Identitasnya Masih Rahasia

"Terus saya ditelepon kawan, di bilangnya apa orang rumahmu udah pulang, soalnya pabrik tempat dia bekerja kebakaran," tutur Sofyan menirukan perkataan temannya.

Mendengar kabar itu, Sofyan langsung bergegas menuju lokasi untuk memastikan kabar itu. Tapi, betapa terkejutnya Sofyan saat melihat kobaran api begitu tinggi di lokasi kebakaran.

Sofyan pun lalu memberanikan diri untuk melihat keadaan di dalam dari jendela luar pabrik. Dari luar ia melihat puluhan orang telah tewas dengan kondisi saling berhimpitan.

"Istri saya sudah tewas dengan teman-teman lainnya," ucap Sofyan yang kediamannya hanya berjarak 500 meter dari TKP.

Lebih lanjut, Sofyan menceritakan bahwa anaknya Siva yang duduk di bangku kelas 5 SD ikut terbakar bersama ibunya, lantaran setelah pulang sekolah ia ingin ikut bersama mamanya.

"Waktu pulang sekolah, Siva datang ke pabrik biar bisa sama mamanya. Sempat diajak ibu temannya biar main di rumah aja, tapi dia nggak mau. Dia bilang mau sama mamanya aja," ungkap Sofyan.

Untuk mengetahui jenazah istrinya, Sofyan datang membawa kartu keluarga, foto dan lainnya untuk mencocokkan identitas jenazah istrinya yang diketahui sudah 3 tahun bekerja.

"Kalau boleh jujur, firasat nggak ada sebelum istri pergi. Tadi pagi dia pergi kerja masih biasa-biasa saja. Tapi tidak tahu, semuanya bakal berakhir seperti ini," jelas Sofyan.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Bocah Korban Tewas Kebakaran Pabrik Korek Gas, Pulang Sekolah Minta Ikut Ibunya ke Tempat Kerja

Editor: khamelia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved